Ulat tanah adalah ulat yang hidup di tanah biasa sebagai hama yang serangannya menyebabkan pangkal batang patah. Hama tersebut akan menyerang dengan cara memotong batang tanaman sehingga tanaman tersebut mati. Kemungkinan hama ulat tanah tersebut berasal dari penggunaan kotoran ayam dan sapi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ulat tanah
| |
|---|---|
| Agrotis ipsilon | |
| Taksonomi | |
| Superkerajaan | Holozoa |
| Kerajaan | Animalia |
| Filum | Arthropoda |
| Kelas | Insecta |
| Ordo | Lepidoptera |
| Famili | Noctuidae |
| Tribus | Noctuini |
| Genus | Agrotis |
| Spesies | Agrotis ipsilon Hufnagel, 1766 |
Ulat tanah (Agrotis ipsilon) adalah ulat yang hidup di tanah biasa sebagai hama yang serangannya menyebabkan pangkal batang patah.[1] Hama tersebut akan menyerang dengan cara memotong batang tanaman sehingga tanaman tersebut mati.[2] Kemungkinan hama ulat tanah tersebut berasal dari penggunaan kotoran ayam dan sapi.[2]
Ulat ini berwama kehitaman, berbintik-bintik atau bergaris.[3] Ulat Tanah memiliki pupa/ kepongpong berwarna coklat.[2] Badannya lunak liat, panjangnya sekitar 3–5 cm.[3] Pada siang hari, ulat ini hidup di dalam tanah sekitar tanaman.[3] Kupu-kupunya meletakkan telur di atas daun.[3] Ulat-ulat mudanya memakan daun dan tunas daun.[3] Imago betina mampu bertelur hingga 1800 butir.[2]