Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiUlar putih papua
Artikel Wikipedia

Ular putih papua

Ular putih papua atau senawan tanah irian adalah spesies ular senawan yang endemik di pulau Papua dan sekitarnya. Nama lokal ular ini adalah Ikaheka, dari bahasa lokal yang berarti "belut-tanah". Disebut demikian karena ular ini menyukai tempat-tempat lembap, basah, dan becek (berlumpur). Spesimen pertama ular ini dideskripsikan pertama kali setelah ditemukan di Manokwari, oleh Lesson pada tahun 1830.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)
Ular putih papua
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Subfilum:
Vertebrata
Kelas:
Reptilia
Ordo:
Squamata
Subordo:
Serpentes
Famili:
Elapidae
Subfamili:
Elapinae
Genus:
Micropechis

(Boulenger, 1896)
Nama binomial
Micropechis ikaheka
(Lesson, 1829)
Artikel takson sembarang

Ular putih papua atau senawan tanah irian adalah spesies ular senawan yang endemik di pulau Papua dan sekitarnya. Nama lokal ular ini adalah Ikaheka, dari bahasa lokal yang berarti "belut-tanah". Disebut demikian karena ular ini menyukai tempat-tempat lembap, basah, dan becek (berlumpur). Spesimen pertama ular ini dideskripsikan pertama kali setelah ditemukan di Manokwari, oleh Lesson pada tahun 1830.

Deskripsi

Tubuhnya agak gemuk dengan ekor yang ralatif pendek. Kepala kecil tetapi dapat dibedakan dari lehernya. Matanya kecil dengan biji mata yang bulat.

Berdasarkan survey oleh Krey pada tahun 2009, secara umum warna ular ikaheka terbagi menjadi hitam, kuning, dan coklat berdasarkan distribusinya.

  • ular ikaheka dari Pulau Waigeo, Batanta, dan wilayah barat laut Semenanjung Doberai cenderung hitam
  • ular ikaheka dari wilayah Semenanjung Doberai lainnya berwarna kuning *ular ikaheka dari Kepulauan Yapen di utara hingga Kepulauan Aru di selatan berwarna coklat, termasuk juga wilayah-wilayah di pulau Papua seperti Waropen, Mamberamo, Jayapura, Mimika, Jayawijaya, Mindiptana, hingga Papua Nugini.
  • ular ikaheka dari wilayah barat laut Kepala Burung seperti Bintuni berwarna transisi antara coklat dan kuning.

Kepala berwarna terang sampai kelabu gelap. Bibir, leher dan dagunya kekuning-kuningan. Lehernya berwarna kuning atau krem, kadang kala ujung sisik-sisiknya berpigmen gelap. Pada bagian tengah badannya berwarna coklat kemerah-merahan dengan belang-belang sisik berwarna gelap atau kehitam-hitaman. Belang tersebut ke bagian posterior semakin gelap dan lebar hingga ujung ekornya. Bagian perutnya berwarna kuning krem dengan tepi sisik yang berwarna hitam atau coklat.

Kebiasaan

Ular ini ditemukan di hutan hujan tropis yang basah, perkebunan yang lembap, sampai rawa-rawa, serta daerah dataran tinggi seperti pegunungan dapat mencapai ketinggian 1500 m. Aktivitasnya terutama dilakukan pada malam hari, sering terlihat bersembunyi di bawah dedaunan yang telah membusuk. Berkembangbiak dengan cara bertelur. Makanannya adalah katak, kadal, dan mamalia kecil. Ular ini termasuk jenis ular yang berbisa keras.

Agihan

Ular ini tersebar di Pulau Papua dan pulau-pulau di sekitarnya. Ada 2 anak jenis, yakni:

  • Micropechis i. fasciatus (Fischer, 1884); Menyebar terbatas di Merauke, Pulau Yos Sudarso, dan Kepulauan Aru.
  • Micropechis i. ikaheka (Lesson, 1829); Menyebar di Provinsi Irian Jaya Barat dan Provinsi Papua (termasuk Yapen, Numfor, Batanta, Misool, dan Salawati), serta Papua Nugini.

Referensi

  • ITIS: Micropechis
  • ITIS: Micropechis ikaheka
  • Micropechis Ikaheka @ Reptile Database
Pengidentifikasi takson
Micropechis ikaheka
  • Wikidata: Q169184
  • Wikispecies: Micropechis ikaheca
  • EoL: 1055852
  • GBIF: 2449795
  • iNaturalist: 35187
  • IRMNG: 10803975
  • ITIS: 700573
  • IUCN: 42493131
  • NCBI: 66188
  • Observation.org: 101436
  • RD: ikaheca

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Deskripsi
  2. Kebiasaan
  3. Agihan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Ular kawat biasa

Ular kawat biasa (Indotyphlops braminus), juga sering disebut ular cacing atau ular kawat saja, adalah salah satu jenis ular yang terkecil di dunia. Nama-namanya

Ular kadut

coklat gelap hingga hitam dengan belang oranye, merah atau putih dengan pinggiran hitam. Ular dewasa memiliki pewarnaan lebih polos, dengan warna coklat

Flora Papua

Indonesia, termasuk Papua. Kayu Ular (Gnetum gnemon) juga merupakan salah satu jenis pohon yang banyak terdapat di hutan hujan di Papua, yang memiliki kayu

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026