Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTupai akar
Artikel Wikipedia

Tupai akar

Tupai akar adalah sejenis tupai kecil anggota suku Tupaiidae. Hewan ini menyebar di wilayah Indonesia bagian barat, Semenanjung Malaya, dan Palawan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya. Ada pula yang menyebutnya tupai tanah.

Mamalia kecil yang tinggal di pohon yang merupakan anggota famili tupai (Sciuridae)
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tupai akar
Tupai Akar
Tupai akar, Tupaia glis
di Kebun Binatang Bronx, New York
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mammalia
Ordo:
Scandentia
Famili:
Tupaiidae
Genus:
Tupaia
Spesies:
T. glis
Nama binomial
Tupaia glis
Diard, 1820
Sinonim
  • Sorex glis Diard 1820: 478[2]
  • T. anambae Lyon, 1913
  • T. batamana Lyon, 1907
  • T. castanea Miller, 1903
  • T. chrysomalla Miller, 1900
  • T. cognate Chasen, 1940
  • T. demissa Thomas, 1904
  • T. discolor Lyon, 1906
  • T. ferruginea Raffles, 1821
  • T. hypochrysa Thomas, 1895
  • T. jacki Robinson and Kloss, 1918
  • T. lacernata Thomas and Wroughton, 1909
  • T. longicanda Lyon, 1913
  • T. longicauda Kloss, 1911
  • T. obscura Kloss, 1911
  • T. pemangilis Lyon, 1911
  • T. penangensis Robinson and Kloss, 1911
  • T. phaeura Miller, 1902
  • T. phoeniura Thomas, 1923
  • T. press É. Geoffroy and F. Cuvier, 1822
  • T. pulonis Miller, 1903
  • T. raviana Lyon, 1911
  • T. redacta Robinson, 1916
  • T. siaca Lyon, 1908
  • T. siberu Chasen and Kloss, 1928
  • T. sordida Miller, 1900
  • T. tephrura Miller, 1903
  • T. umbratilis Chasen, 1940
  • T. wilkinsoni Robinson and Kloss, 1911

Sumber: Mammals Species of the World[3]

Artikel takson sembarang

Tupai akar[4] (Tupaia glis Diard) adalah sejenis tupai kecil anggota suku Tupaiidae. Hewan ini menyebar di wilayah Indonesia bagian barat (Sumatra, Jawa, dan Kalimantan), Semenanjung Malaya, dan Palawan, serta pulau-pulau kecil di sekitarnya.[5] Ada pula yang menyebutnya tupai tanah.[6]

Pengenalan

Tupai bertubuh sedang hingga besar, kepala dan badan antara 170-235 mm, ekor 170–242 mm, dan kaki belakang 45–56 mm.[4] Berat badannya berkisar antara 85-190 g.[6]

Punggung berwarna cokelat kemerahan (tengguli) dan ekor kehitam-hitaman; sementara perut berwarna abu-abu kekuning-kuningan (bungalan).[4][6] Biasanya terdapat coret atau garis pucat di bahunya.[4] Permukaan bawah ekor gundul, sehingga ekor tampak pipih.[6] Anak jenis T.g. longipes sisi perutnya berwarna bungalan kusam sampai bungalan kemerahan, sementara sisi bawah ekornya keabu-abuan. Sedangkan T.g. salatana sisi perut dan sisi bawah ekornya kemerahan tua.[4]

Ekologi

Aktif mencari makan pada waktu siang hari (diurnal).[4][6] Tupai akar hidup berpasangan, dan mempunyai kawasan yang dijaga ketat (teritori).[6]

Tupai ini acap terlihat berkeliaran di sekitar pohon tumbang atau di dahan-dahan di wilayah terbuka dengan sedikit pohon, atau di permukaan tanah.[4] Makanannya berupa semut, rayap, kumbang, laba-laba, dan buah-buahan, biji serta tunas.[6] Kadang-kadang juga memangsa kadal dan tikus kecil.[6]

Tupai akar mendiami hutan dataran rendah sampai ketinggian kurang dari 1.500 meter di atas permukaan laut dan kadang-kadang di wilayah perkebunan di Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.[6] Di Kalimantan tercatat hingga ketinggian 1.100 m dpl., di hutan dan kebun serta perkebunan.[4] Biasanya tupai ini ditemukan dalam hutan primer tetapi juga sering dijumpai di hutan sekunder, perkebunan, kebun buah, dan pohon-pohon di dekat daerah perumahan.[7]

Anak jenis

Di Kalimantan dikenal dua anak jenisnya:[4]

  • Tupaia glis longipes, yang menyebar di Sarawak di utara S. Rajang, seluruh Sabah, dan di Kalimantan Timur di utara S. Kayan.
  • Tupaia glis salatana, menyebar di Pulau Kalimantan di selatan aliran S. Rajang dan S. Kayan.

Jenis serupa

  • Tupai gunung (T. montana) berwarna mirip; tetapi kaki belakangnya lebih pendek (37–45 mm) dan umumnya menyebar di pegunungan di atas 900 m dpl.[4]
  • Tupai indah (T. splendidula) rambut ekornya kemerahan seragam, tanpa belang.[4]
  • Tupai tanah atau tupai puwar, moncongnya lebih panjang[6] dan memiliki garis gelap di tengah punggungnya.[4]

Referensi

  1. ↑ "Tupaia glis". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2010.4. International Union for Conservation of Nature. 2008. ; ;
  2. ↑ Diard, P.M. & A. Duvaucel. 1820. "Sur une nouvelle espèce de Sorex — Sorex Glis". Asiatick Researches, or, Transactions of the society instituted in Bengal, for inquiring into the history and antiquities, the arts, sciences, and literature of Asia, Volume 14: 472. Calcutta: Phillip Pereira - The Hindoostanee Press, 1822
  3. ↑ Reeder's Mammals Species of the World: Tupaia glis Diard, 1820.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Payne, J., C.M. Francis, K. Phillipps, S.N. Kartikasari. 2000. Panduan Lapangan Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam: 168, LG. 2 & 5. Bogor: WCS-IP, The Sabah Society & WWF Malaysia.
  5. ↑ Corbet, G.B. & J.E. Hill. 1992. The Mammals of Indomalayan Region: a systematic review: 47-8. Oxford: Nat. Hist. Mus. Publ. & Oxford Univ. Press.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Shadily, H. 1984. Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-6. Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects.
  7. ↑ Parr, J.W.K. 2003. Large Mammals of Thailand. Bangkok: Sarakadee Press.
  • l
  • b
  • s
Spesies Scandentia (tupai) yang masih hidup bedasarkan famili
  • Kingdom Animalia
  • Filum Chordata
  • Kelas Mammalia
  • Infrakelas Eutheria
  • Superordo Euarchontoglires
Tupaiidae
Anathana
  • Tupai madras (A. ellioti)
Dendrogale
  • Labo lohisan (D. melanura)
  • Labo umum (D. murina)
Tupaia
  • Tupai utara (T. belangeri)
  • Tupai mentawai (T. chrysogaster)
  • Tupai pulau bangka (T. discolor)
  • Tupai bergaris (T. dorsalis)
  • Tupai mindanao (T. everetti)
  • Tupai sumatra (T. ferruginea)
  • Tupai akar (T. glis)
  • Tupai ramping (T. gracilis)
  • Tupai jawa (T. hypochrysa)
  • Tupai kekes (T. javanica)
  • Tupai kaki-panjang (T. longipes)
  • Tupai kecil (T. minor)
  • Tupai calamia (T. moellendorffi)
  • Tupai gunung (T. montana)
  • Tupai nikobar (T. nicobarica)
  • Tupai palawan (T. palawanensis)
  • Tupai bercat (T. picta)
  • Tupai kalimantan (T. salatana)
  • Tupai merah (T. splendidula)
  • Tupai tanah (T. tana)
Ptilocercidae
Ptilocercus
  • Tupai ekor-bulu (P. lowii)
Kategori
Pengidentifikasi takson
Tupaia glis
  • Wikidata: Q581661
  • Wikispecies: Tupaia glis
  • ADW: Tupaia_glis
  • BioLib: 31947
  • BOLD: 12057
  • CoL: 59LYF
  • EoL: 327851
  • EPPO: TUPAGL
  • GBIF: 2436271
  • iNaturalist: 46283
  • IRMNG: 10592859
  • ITIS: 573220
  • IUCN: 41494
  • MDD: 1000546
  • MSW: 11900016
  • NCBI: 9395
  • Observation.org: 88140
  • Open Tree of Life: 574727
  • Paleobiology Database: 234212
  • Species+: 7607
  • TSA: 18188
  • Xeno-canto: Tupaia-glis
Sorex glis
  • Wikidata: Q64952126
  • GBIF: 11075083
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengenalan
  2. Ekologi
  3. Anak jenis
  4. Jenis serupa
  5. Referensi

Artikel Terkait

Tupai

keluarga mamalia (tikus: tupai, dll)

Bajing terbang

disebut tupai terbang (secara ilmiah dikenal sebagai Pteromyini atau Petauristini ) adalah Tribus dari 50 spesies Bajing dalam keluarga Sciuridae. Bajing

Hewan pengerat

ordo mamalia yang beragam

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026