Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTupai ekor sikat
Artikel Wikipedia

Tupai ekor sikat

Tupai ekor sikat atau tupai ekor-sikat adalah sebuah spesies tupai yang merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam genus tunggal Ptilocercus, famili Ptilocercidae. Tupai ini berasal dari selatan Thailand, Semenanjung Malaya, Kalimantan dan beberapa pulau di Indonesia.Tupai ini di bedakan dari jenis tupai lainnya, karena ekornya yang gundul dengan dangan ujung rambut putih, berbentuk seperti sayap ayam. Tubuh berwarna coklat keabu-abuan di daerah punggungnnya. Panjang badan sampai kepala 10 - 15 cm. Ekor 13 - 21 cm. Bobot 25 - 60 gram. Mencari makan pada malam hari. Umumnya hidup berpasangan, walaupun ada yang berkelompok sampai 5 ekor. Makanan utamanya berupa serangga, seperti: lipas, kumbang semut, dan rayap. Hidup di atas pohon yang tinggi di hutan, perkebunan karet atau di sekitar perhunian manusia, pada ketinggian 0 - 1.000 meter di atas permukaan laut. Pada waktu tidur, badannya menggulung seperti bola. Di Indonesia terdapat di Sumatra dan Kalimantan. Di sebut juga tikus kayu dan tupai akar malam.

Wikipedia article
Diperbarui 15 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tupai ekor sikat
Tupai ekor-bulu
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
CITES Apendiks II (CITES)[1]
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Eukaryota
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Mamalia
Ordo:
Scandentia
Famili:
Ptilocercidae
Genus:
Ptilocercus
Spesies:
Ptilocercus lowii[2]

Gray, 1848
Peta persebaran
Artikel takson sembarang

Tupai ekor sikat[3] (Lat.: Ptilocercus lowii)[4] atau tupai ekor-sikat adalah sebuah spesies tupai yang merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam genus tunggal Ptilocercus, famili Ptilocercidae. Tupai ini berasal dari selatan Thailand, Semenanjung Malaya, Kalimantan dan beberapa pulau di Indonesia.[1]Tupai ini di bedakan dari jenis tupai lainnya, karena ekornya yang gundul dengan dangan ujung rambut putih, berbentuk seperti sayap ayam.[4] Tubuh berwarna coklat keabu-abuan di daerah punggungnnya.[4] Panjang badan sampai kepala 10 - 15 cm.[4] Ekor 13 - 21 cm.[4] Bobot 25 - 60 gram.[4] Mencari makan pada malam hari.[4] Umumnya hidup berpasangan, walaupun ada yang berkelompok sampai 5 ekor.[4] Makanan utamanya berupa serangga, seperti: lipas, kumbang semut, dan rayap.[4] Hidup di atas pohon yang tinggi di hutan, perkebunan karet atau di sekitar perhunian manusia, pada ketinggian 0 - 1.000 meter di atas permukaan laut.[4] Pada waktu tidur, badannya menggulung seperti bola.[4] Di Indonesia terdapat di Sumatra dan Kalimantan.[4] Di sebut juga tikus kayu dan tupai akar malam.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) "Ptilocercus lowii". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.1. International Union for Conservation of Nature. 2008. ; ;
  2. ↑ Helgen, K.M. (2005). "Ptilocercus lowii". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 108–109. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  3. ↑ "Checklist of the mammals of Indonesia : scientific name and distribution area table in Indonesia including CITES, IUCN, and Indonesian category for conservation". LIPI. 2019. Diakses tanggal 1 Maret 2026.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 (Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia Jilid ke-6. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects.
  • l
  • b
  • s
Spesies Scandentia (tupai) yang masih hidup bedasarkan famili
  • Kingdom Animalia
  • Filum Chordata
  • Kelas Mammalia
  • Infrakelas Eutheria
  • Superordo Euarchontoglires
Tupaiidae
Anathana
  • Tupai madras (A. ellioti)
Dendrogale
  • Labo lohisan (D. melanura)
  • Labo umum (D. murina)
Tupaia
  • Tupai utara (T. belangeri)
  • Tupai mentawai (T. chrysogaster)
  • Tupai pulau bangka (T. discolor)
  • Tupai bergaris (T. dorsalis)
  • Tupai mindanao (T. everetti)
  • Tupai sumatra (T. ferruginea)
  • Tupai akar (T. glis)
  • Tupai ramping (T. gracilis)
  • Tupai jawa (T. hypochrysa)
  • Tupai kekes (T. javanica)
  • Tupai kaki-panjang (T. longipes)
  • Tupai kecil (T. minor)
  • Tupai calamia (T. moellendorffi)
  • Tupai gunung (T. montana)
  • Tupai nikobar (T. nicobarica)
  • Tupai palawan (T. palawanensis)
  • Tupai bercat (T. picta)
  • Tupai kalimantan (T. salatana)
  • Tupai merah (T. splendidula)
  • Tupai tanah (T. tana)
Ptilocercidae
Ptilocercus
  • Tupai ekor-bulu (P. lowii)
Kategori
Pengidentifikasi takson
Ptilocercus lowii
  • Wikidata: Q747125
  • Wikispecies: Ptilocercus lowii
  • ADW: Ptilocercus_lowii
  • CoL: 4Q7X6
  • EoL: 289799
  • EPPO: PTLCLO
  • GBIF: 2436257
  • iNaturalist: 46298
  • IRMNG: 10592860
  • ITIS: 573232
  • IUCN: 41491
  • MDD: 1000536
  • MSW: 11900070
  • NCBI: 320338
  • Paleobiology Database: 234229
  • Species+: 6731
  • Xeno-canto: Ptilocercus-lowii
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Tupai

keluarga mamalia (tikus: tupai, dll)

Ptilocercus

genus mamalia

Tuak nira

jenis minuman beralkohol

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026