Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHenri de Toulouse-Lautrec
Artikel Wikipedia

Henri de Toulouse-Lautrec

Henri de Toulouse-Lautrec adalah seorang pelukis, ahli grafis, dan pelukis poster Prancis di akhir abad 19.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Henri de Toulouse-Lautrec

Henri de Toulouse-Lautrec
Lahir(1864-11-24)24 November 1864
Albi, Tarn, Prancis
Meninggal9 September 1901(1901-09-09) (umur 36)
Château Malromé, Prancis
KebangsaanPrancis
Dikenal atasPelukis, pembuat grafis, penggambar, ilustrator
Gerakan politikPasca-impresionisme, Seni Nouveau
Musicbrainz: 383392de-f6b3-49f9-a064-6561b16973e5 Discogs: 2243042 Find a Grave: 6699918 Modifica els identificadors a Wikidata

Henri de Toulouse-Lautrec (24 November 1864 – 9 September 1901) adalah seorang pelukis, ahli grafis, dan pelukis poster Prancis di akhir abad 19.[1]

Riwayat Hidup Ringkas

Henri de Toulouse-Lautrec adalah anak dari keluarga yang makmur sehingga tidak ada hambatan berarti dalam belajar.[2] Hal ini juga yang membuat ia tidak memiliki kesulitan untuk menikmati hidup dan mengamati kehidupan orang-orang yang dilukisnya, yaitu di klub, di cafe, dan di panggung tari.[2] Ketika de Toulouse-Lautrec menginjak usia 14 tahun, ia mengalami patah pada kedua kaki.[1][2] Hal tersebut membuat ia memilih bidang yang tanpa harus menggunakan kakinya terlalu banyak, yaitu melukis.[1] Ia menjadi tokoh yang penuh pengabdian terhadap pekerjaannya.[1] Gaya lukisannya beraliran impresionisme.[1] Ia sering membuat lukisan dengan papan kayu bergaya Jepang.[1] Hal ini menjadikannya pelukis yang khas dan original.[1] Ia melakukan aktivitas melukisnya di daerah yang banyak dikunjungi orang, di tengah keramaian, misalnya di daerah Montmartre, seperti di Moulin Rouge.[1] Objek lukisannya banyak bicara tentang dunia perempuan, misalnya ia melukis biduan-biduan, pelacur, penari, artis sirkus, dan perempuan yang biasanya hadir di acara olahraga pacuan kuda.[1] Ia menggambarkan watak dan karakter objek yang ia lukis secara mendalam baik dengan melukis secara proporsional sesuai asli maupun dalam lukisan karikatur.[1] Ia menciptakan kurang lebih 1000 lukisan dan 5000 gambar serta 350 poster selama hidupnya.[2] Beberapa subjek yang ia lukis, biduan-biduan di kota Paris, Yvette Guilbert, Jane Avril, dan la Goulue.[1] Toulouse-Lautrec juga mengerjakan lukisan yang diperuntukkan sebagai iklan atau reklame.[1] Lukisannya sangat berpengaruh dalam dunia komersial.[1]

Kesehatan

Lautrec lahir dari pasangan yang terhubung dengan ikatan keluarga yang dekat, sehingga ia mewarisi kelainan genetik yang menghambat perkembangan tubuhnya. Sementara bagian tubuh ke atas berkembang seperti orang dewasa, kedua kakinya tidak tumbuh sehingga seperti kaki anak kecil. Di umur 13, ia mematahkan kaki kanan, sementara di umur 14, ia mematahkan kaki sebelah kiri. Hal ini membawa kecurigaan adanya kelainan genetis yang dialami Lautrec, kemungkinan pycnodysostosis, yang dikenal juga dengan nama Sindrom Toulouse-Lautrec. Ia juga dilaporkan terkena masalah pembesaran (hipertrofi) alat kelamin.

Kondisi fisiknya yang tak proporsional membuatnya larut dalam kecanduan alkohol. Awalnya hanya bir dan anggur, tetapi lama kelamaan, ia mulai meminum alkohol yang lebih keras. Kesehatannya terus memburuk sehingga terjangkit sipilis sehingga perlu dirawat di sanatorium menjelang akhir hidupnya.

Koleksi lukisan

  • Portrait of Vincent van Gogh (1887), Van Gogh Museum, Amsterdam
    Portrait of Vincent van Gogh (1887), Van Gogh Museum, Amsterdam
  • Equestrienne (At the Circus Fernando) (1888)
    Equestrienne (At the Circus Fernando) (1888)
  • The Laundress (1889)
    The Laundress (1889)
  • At the Moulin Rouge  (1890)
    At the Moulin Rouge (1890)
  • Portrait of Gabrielle (1891)
    Portrait of Gabrielle (1891)
  • La Goulue arriving at the Moulin Rouge (1892)
    La Goulue arriving at the Moulin Rouge (1892)
  • At the Moulin Rouge: Two Women Waltzing (1892)
    At the Moulin Rouge: Two Women Waltzing (1892)
  • Quadrille at the Moulin Rouge (1892)
    Quadrille at the Moulin Rouge (1892)
  • 'Jane Avril leaving the Moulin Rouge (c. 1892)
    'Jane Avril leaving the Moulin Rouge (c. 1892)
  • In Bed (1893)
    In Bed (1893)
  • Salon at the Rue des Moulins (1894)
    Salon at the Rue des Moulins (1894)
  • The Medical Inspection at the Rue des Moulins Brothel (1894)
    The Medical Inspection at the Rue des Moulins Brothel (1894)
  • The clownesse Cha-U-Kao at the Moulin Rouge (1895)
    The clownesse Cha-U-Kao at the Moulin Rouge (1895)
  • Marcelle Lender doing the Bolero in 'Chilperic' (1895)
    Marcelle Lender doing the Bolero in 'Chilperic' (1895)
  • A box at the theater (1896)
    A box at the theater (1896)
  • Le Coucher (1899)
    Le Coucher (1899)

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3605
  2. 1 2 3 4 (Inggris)Sondra Y. Abel., Practice Makes Perfect: Level 7: Preparation for State Reading Assessments. Clayton: Prestwick House. Inc, hal. 86
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Chili
  • Yunani
  • Korea
    • 2
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Finlandia
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
  • MusicBrainz
  • RKD Artists
  • KulturNav
    • 2
  • Victoria
  • Museum of Modern Art
    • 2
  • Musée d'Orsay
  • Auckland
  • Städel
  • Galeri Nasional Kanada
  • South Australia
  • FID
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Te Papa (Selandia Baru)
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Hidup Ringkas
  2. Kesehatan
  3. Koleksi lukisan
  4. Referensi

Artikel Terkait

Suzanne Valadon

bagi banyak pelukis terkenal seperti Pierre-Auguste Renoir dan Henri de Toulouse-Lautrec. Valadon tumbuh dalam kemiskinan bersama ibunya—seorang tukang

Katsushika Hokusai

seniman Jepang (1760-1849)

Japonisme

sampai ke Eropa dan memberi pengaruh pada poster-poster karya Henri de Toulouse-Lautrec, juga Van Gogh. Nggak hanya dalam seni lukis, Japonisme ini juga

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026