Titian Resak merupakan salah satu desa di Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia. Kepala desanya saat ini adalah Sumanto, ST, dia berupaya untuk memiliki kepemimpinan yang kokoh dan terarah, visioner, berkomitmen pada pelayanan publik dan pembangunan desa, serta mendorong transparansi dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Titian Resak | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Riau | ||||
| Kabupaten | Indragiri Hulu | ||||
| Kecamatan | Siberida | ||||
| Kode pos | 29371 | ||||
| Kode Kemendagri | 14.02.06.2008 | ||||
| Luas | ... km² | ||||
| Jumlah penduduk | ... jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Titian Resak merupakan salah satu desa di Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Indonesia. Kepala desanya saat ini adalah Sumanto, ST, dia berupaya untuk memiliki kepemimpinan yang kokoh dan terarah, visioner, berkomitmen pada pelayanan publik dan pembangunan desa, serta mendorong transparansi dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Salah satu tradisi di Desa Titian Resak adalah perayaan hari jadi desa yang dimeriahkan dengan MTQ antar dusun serta pawai arak-arakan. Hal ini sebagai wujud semangat gotong royong yang masih hidup pada masyarakatnya.
Meskipun Desa Titian Resak penduduknya mayoritas Suku Melayu dan Suku Jawa, namun desa ini selalu menjadi tuan rumah acara adat masyarakat Suku Talang Mamak, seperti pertemuan adat dan kegiatan yang berkaitan dengan budaya Suku Talang Lakat dan Desa Belimbing, serta pernah menjadi lokasi penyelenggaraan tradisi Grebeg Suro oleh paguyuban Jawa.
Di 5 (lima) dusun di Titian Resak tersebar beberapa lembaga pendidikan, antara lain PAUD, TK Taman Mekar, Sekolah Dasar Negeri, Pondok Pesantren Al-Fatah, dengan mayoritas siswa / santrinya anak-anak desa setempat.
Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Pemerintah Desa Titian Resak meluncurkan *Gerakan Kampung Cerdas*. Menurut Sumanto program ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak di desa ini memiliki akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Yang menarik di Desa Titian Resak adalah Alun-Alun Desa yang menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi, dimana masyarakat yang sebagai UMKM menggunakan alun-alun sebagai tempat berjualan.
Sejalan perkembangan waktu, pohon sawit masyarakat di desa Titian Resak sudah tinggi. Hal ini menantang kreativitas petani untuk menggunakan fiber egrek. Ini adalah alat panen sawit dengan ukuran diameter 3 cm dan panjang 4 meter, pipa ini cocok untuk panen sawit di area yang luas dan menjangkau pohon sawit yang tinggi. Egrek sawit ini mudah digunakan dan dapat diadaptasikan untuk berbagai jenis pohon sawit. Pipa ini ringan dan tahan lama.[1]
Di desa ini terdapat kelompok Kesenian Reog Ponorogo Singo Menggolo Mekarsari. Kelompok seni dan budaya tradisional sering tampil dalam acara-acara desa dan hari besar nasional, sehingga menjadikannya bagian penting dari identitas budaya desa.
Di Titian Resak terdapat alun-alun desa. Selain wahana rekreasi, alun-alun desa ini merupakan pusat hiburan dan ekonomi masyarakat untuk dapat meningkatkan ekonomi, sekaligus menjadi ikon desa.[2]
Pemanfaatan pekarangan rumah, di Titian Resak, mulai beralih dari taman bunga penghiasa rumah, menjadi tempat penyemaian bibit sawit.
Pemeliharaan jalan di Desa Titian Resak terus dilakukan, karena jalan-jalan desanya yang masih berupa tanah dan pasir batu rentan kerusakan. Kerusakan itu akibat selalu dilewati mobil berat pengangkut sawit terutama di musim hujan.
Mobilitas warga Tititan Resak didominasi anak muda yang merantau untuk memperbaiki perekonomian, bekerja di daerah lain, maupun mendapatkan pendidikan yang lebih baik.