Trakia adalah sebuah kawasan geografis dan historis di tenggara Eropa yang mencakup wilayah yang saat ini terbagi antara tiga negara, yaitu Bulgaria, Yunani, dan Turki. Kawasan ini memiliki sejarah panjang yang melibatkan berbagai peradaban dan kerajaan, dari masa prasejarah hingga era modern. Trakia juga dikenal sebagai tanah asal suku-suku Trakia yang terkenal dalam sejarah Kuno.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Trakia (bahasa Inggris: Thrace, bahasa Yunani: Θράκη, Thraki) adalah sebuah kawasan geografis dan historis di tenggara Eropa yang mencakup wilayah yang saat ini terbagi antara tiga negara, yaitu Bulgaria, Yunani, dan Turki. Kawasan ini memiliki sejarah panjang yang melibatkan berbagai peradaban dan kerajaan, dari masa prasejarah hingga era modern. Trakia juga dikenal sebagai tanah asal suku-suku Trakia yang terkenal dalam sejarah Kuno.
Nama "Trakia" berasal dari suku Trakia (Thrāikē dalam bahasa Yunani kuno), yang merupakan penduduk asli wilayah ini. Dalam mitologi Yunani, Trakia sering dikaitkan dengan tokoh-tokoh mitologis seperti Orpheus dan Dionysus, yang diyakini berasal dari wilayah ini.

Trakia terletak di wilayah tenggara Eropa dan mencakup bagian dari tiga negara modern:
Iklim di Trakia bervariasi, dari iklim Mediterania di bagian selatan hingga iklim kontinental di utara. Sungai-sungai besar seperti Maritsa (Evros), Tundzha, dan Arda mengalir melalui wilayah ini.
Trakia memiliki kekayaan alam berupa hutan, padang rumput, dan daerah pesisir yang mendukung keanekaragaman hayati. Kawasan ini adalah rumah bagi spesies langka seperti beruang coklat dan burung elang emas.
Wilayah Trakia telah dihuni sejak Zaman Batu. Bukti arkeologis menunjukkan adanya peradaban Neolitik yang maju di kawasan ini.
Pada zaman kuno, Trakia dihuni oleh suku Trakia, yang dikenal sebagai prajurit tangguh dan perajin seni. Mereka mendirikan sejumlah kerajaan kecil sebelum akhirnya menjadi bagian dari Kekaisaran Persia, Makedonia, dan Romawi.
Trakia memiliki hubungan budaya yang erat dengan Yunani kuno. Banyak tokoh mitologis Yunani, seperti Orpheus, dianggap berasal dari wilayah ini.
Trakia menjadi provinsi Romawi pada abad ke-1 M. Selama periode ini, kota-kota besar seperti Philippopolis (kini Plovdiv) berkembang menjadi pusat budaya dan perdagangan.
Pada abad pertengahan, Trakia menjadi medan pertempuran antara Kekaisaran Bizantium, Bulgaria, dan Kesultanan Utsmaniyah. Wilayah ini sering berubah kekuasaan hingga akhirnya sebagian besar dikuasai oleh Utsmaniyah pada abad ke-14.
Setelah Perang Balkan dan Perang Dunia I, wilayah Trakia dibagi berdasarkan perjanjian internasional. Trakia Utara menjadi bagian Bulgaria, Trakia Barat menjadi bagian Yunani, dan Trakia Timur menjadi bagian Turki.
Trakia dikenal karena tradisi musik dan tariannya yang kaya. Musik tradisional Trakia sering menggunakan instrumen seperti gaida (bagpipe) dan kaval. Selain itu, mitos-mitos kuno dari wilayah ini, seperti kisah Orpheus, telah menginspirasi karya seni dan sastra selama berabad-abad.
Kuliner Trakia mencerminkan perpaduan budaya Bulgaria, Yunani, dan Turki. Hidangan seperti moussaka, kebab, dan yogurt merupakan bagian penting dari tradisi kuliner wilayah ini.
Trakia memiliki ekonomi yang beragam, meliputi pertanian, industri, dan pariwisata.
Trakia saat ini terbagi menjadi beberapa wilayah administratif di tiga negara: