Mies vailla menneisyyttä, juga dikenal sebagai The Man Without a Past dalam judul berbahasa Inggris, adalah sebuah film drama-komedi Finlandia buatan tahun 2002. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Aki Kaurismäki. Film ini dikenal untuk pemeran-pemerannya yang merupakan aktor-aktor bintang Finlandia: Markku Peltola, Kati Outinen, Juhani Niemelä, dan masih banyak lagi. Film ini merupakan sekuel kedua di trilogi Finlandia karya Kaurismäki, dengan dua film lain Kauas pilvet karkaavat dan Laitakaupungin valot. Film ini dinominasikan untuk Film Berbahasa Asing Terbaik dalam Academy Award pada tahun 2002 dan memenangkan Grand Prix pada Festival Film Cannes tahun 2002.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Mies vailla menneisyyttä | |
|---|---|
| Sutradara | Aki Kaurismäki |
| Produser | Aki Kaurismäki |
| Ditulis oleh | Aki Kaurismäki |
| Pemeran | Markku Peltola Kati Outinen Juhani Niemelä |
| Penata musik | Leevi Madetoja |
| Sinematografer | Timo Salminen |
| Penyunting | Timo Linnasalo |
Tanggal rilis | |
| Durasi | 97 menit |
| Negara | |
| Bahasa | Finlandia |
Pendapatan kotor | $9.564.237 |
Mies vailla menneisyyttä (bahasa Indonesia: Manusia Tanpa lalucode: id is deprecated ), juga dikenal sebagai The Man Without a Past dalam judul berbahasa Inggris, adalah sebuah film drama-komedi Finlandia buatan tahun 2002. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Aki Kaurismäki. Film ini dikenal untuk pemeran-pemerannya yang merupakan aktor-aktor bintang Finlandia: Markku Peltola, Kati Outinen, Juhani Niemelä, dan masih banyak lagi. Film ini merupakan sekuel kedua di trilogi Finlandia karya Kaurismäki, dengan dua film lain Kauas pilvet karkaavat dan Laitakaupungin valot. Film ini dinominasikan untuk Film Berbahasa Asing Terbaik dalam Academy Award pada tahun 2002 dan memenangkan Grand Prix pada Festival Film Cannes tahun 2002.[1]
Film dimulai dengan seorang pria tak dikenal tiba dengan kereta api ke Helsinki. Setelah tertidur di taman Kaisaniemi, dia dirampok dan dipukuli oleh berandal dan terluka parah di kepala, kehilangan kesadaran. Dia terbangun dan mengembara kembali ke stasiun kereta api dan terjatuh di kamar mandi nya. Dia terbangun kedua kalinya dalam sebuah rumah sakit dan menemukan bahwa dia telah kehilangan memori. Dia mulai hidupnya dari awal, tinggal di tempat tinggal container, menemukan pakaian dengan bantuan dari Bala Keselamatan dan berteman dengan orang miskin.
|
|
| Penghargaan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: The Piano Teacher |
Grand Prix, Cannes 2002 |
Diteruskan oleh: Uzak |