The Best of Malyda adalah album kumpulan terbaik Malyda setelah vakum selama 17 tahun sejak 1992. Album ini dirilis pada tahun 2003. Pertemuannya dengan Seno M Hardjo pemilik Target Pop membuatnya menapak untuk meluncurkan album The Best of Malyda.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| The Best of Malyda | ||||
|---|---|---|---|---|
| Album studio karya Malyda | ||||
| Dirilis | 21 November 2003 | |||
| Direkam | 2003 | |||
| Genre | Pop | |||
| Label | Target Pop Pro Sound | |||
| Produser | Seno M Hardjo | |||
| Kronologi Malyda | ||||
| ||||
The Best of Malyda adalah album kumpulan terbaik Malyda setelah vakum selama 17 tahun sejak 1992. Album ini dirilis pada tahun 2003. Pertemuannya dengan Seno M Hardjo pemilik Target Pop membuatnya menapak untuk meluncurkan album The Best of Malyda.
Album ini memuat banyak hits yang pernah beken, seperti "Semua Jadi Satu", "Aku Jadi Bingung", "Tak Pernah Berubah", "Salahkah Aku" dan "Menunda Fajar". Selain itu ada dua tembang baru, "Datang Kasih Datang Sayang" ciptaan kolaborator lamanya, Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun serta "Andaiku Sanggup" ciptaan Yudis Dwikorana/Malyda dan Ipey. Tembang Andaiku Sanggup merupakan OST dari film Rumah Hantu.
Dengarkan lagu Semua Jadi Satu (youtube)