Secara umum, suhu kamar, suhu ruang, atau suhu ruangan menunjukkan kisaran suhu udara yang menurut kebanyakan orang nyaman di dalam ruangan saat mengenakan pakaian biasa. Suhu yang nyaman dapat melampaui kisaran ini tergantung pada kelembapan, sirkulasi udara, dan faktor-faktor lainnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Secara umum, suhu kamar, suhu ruang, atau suhu ruangan (bahasa Inggris: room temperaturecode: en is deprecated ) menunjukkan kisaran suhu udara yang menurut kebanyakan orang nyaman di dalam ruangan saat mengenakan pakaian biasa. Suhu yang nyaman dapat melampaui kisaran ini tergantung pada kelembapan, sirkulasi udara, dan faktor-faktor lainnya.
Dalam bidang-bidang tertentu, seperti ilmu dan perekayasaan, dan dalam konteks tertentu, suhu kamar dapat memiliki arti (seperti kisaran yang disepakati) yang berbeda-beda. Sebagai perbandingan, suhu sekitar atau suhu ambien (bahasa Inggris: ambient temperaturecode: en is deprecated ) adalah suhu udara (atau media dan lingkungan lain) yang sebenarnya, seperti yang diukur dengan termometer, di tempat tertentu. Suhu sekitar (misalnya ruangan yang tidak dipanaskan saat musim dingin) mungkin sangat berbeda dari suhu kamar yang ideal.
Makanan dan minuman dapat disajikan pada "suhu kamar", yang berarti tidak dipanaskan atau didinginkan.
Suhu nyaman dapat dipertukarkan dengan suhu netral dalam literatur ilmiah, yang dapat dihitung melalui analisis regresi antara suara sensasi termal (thermal sensation vote) dan suhu dalam ruangan. Suhu netral adalah solusi dari model regresi yang dihasilkan dengan menetapkan suara sensasi termal sebagai nol. The American Heritage Dictionary of the English Language mengidentifikasi suhu kamar sekitar 20–22 °C (68–72 °F; 293–295 K),[1] sedangkan Oxford English Dictionary menyatakan bahwa "secara konvensional dianggap sekitar 20 °C (68 °F; 293 K)".[2]
Suhu kamar yang ideal sangat bervariasi tergantung pada iklim di sekitarnya. Penelitian dari Indonesia telah menunjukkan bahwa kisaran suhu nyaman adalah 24–29 °C (75–84 °F) untuk penduduk setempat.[3] Penelitian dari Nigeria menunjukkan kisaran suhu nyaman adalah 26–28 °C (79–82 °F), sejuk nyaman 24–26 °C (75–79 °F), dan hangat nyaman 28–30 °C (82–86 °F).[4] Sebuah studi lapangan yang dilakukan di Hyderabad, India menghasilkan rentang suhu nyaman 26–32,45 °C (79–90 °F) dengan rata-rata 29,23 °C (85 °F).[5] Sebuah penelitian yang dilakukan di Jaipur, India pada pria muda yang sehat menunjukkan bahwa suhu kenyamanan termal netral dianalisis sebesar 30,15 °C (86 °F), meskipun kisarannya adalah 25,9–33,8 °C (79–93 °F).[6]
Orang-orang sangat sensitif terhadap perbedaan suhu lingkungan yang kecil sekalipun. Pada suhu 24 °C (75 °F), perbedaan sebesar 0,38 °C (0,68 °F) dapat dideteksi antara suhu dua ruangan.[7]
Karena variasi kelembapan dan (kemungkinan) pakaian, rekomendasi untuk musim panas dan musim dingin dapat bervariasi; kisaran suhu yang disarankan[oleh siapa?] untuk musim panas adalah 23–25,5 °C (73–78 °F), sedangkan untuk musim dingin adalah 20–23,5 °C (68–74 °F).[8] Beberapa penelitian menunjukkan bahwa preferensi kenyamanan termal pria dan wanita mungkin berbeda secara signifikan, dengan wanita pada umumnya lebih menyukai suhu sekitar yang lebih tinggi.[9][10][11]
Di masa lalu, suhu rumah biasanya dijaga di bawah tingkat kenyamanan; sebuah penelitian di Britania Raya tahun 1978 menemukan suhu rumah dalam ruangan rata-rata adalah 15,8 °C (60,4 °F), sementara Jepang pada tahun 1980 memiliki suhu rumah rata-rata 13 °C (55 °F) hingga 15 °C (59 °F).[12]
Suhu kamar dapat dipertahankan di atas suhu nyaman saat cuaca panas, atau di bawahnya saat cuaca dingin, jika diperlukan karena pertimbangan biaya atau masalah praktis (misalnya kurangnya AC atau biaya pemanas yang relatif tinggi).

Pada tahun 1987, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan bahwa suhu dalam ruangan yang nyaman (18–24 °C (64–75 °F)) tidak dikaitkan dengan risiko kesehatan bagi orang dewasa yang sehat dengan pakaian yang sesuai, kelembapan, dan faktor lainnya. Untuk bayi, lansia, dan mereka yang memiliki masalah kesehatan yang signifikan, suhu minimal 20 °C (68 °F) direkomendasikan. Suhu yang lebih rendah dari 16 °C (61 °F) dengan kelembapan di atas 65% dikaitkan dengan bahaya pernapasan termasuk alergi.[13][14]
Pedoman WHO tahun 2018 memberikan rekomendasi kuat bahwa suhu minimum 18 °C (64 °F) adalah "suhu dalam ruangan yang aman dan seimbang untuk melindungi kesehatan masyarakat umum selama musim dingin". Suhu minimum yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk kelompok rentan termasuk anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan penyakit kardiorespirasi dan penyakit kronis lainnya. Namun, rekomendasi mengenai risiko paparan suhu tinggi dalam ruangan hanya bersifat "kondisional". Suhu tinggi dengan risiko minimal berkisar antara 21 hingga 30 °C (70 hingga 86 °F) tergantung pada wilayahnya, dengan suhu maksimum yang dapat diterima antara 25 hingga 32 °C (77 hingga 90 °F).[15][16]
Beberapa kisaran suhu didefinisikan sebagai suhu kamar untuk produk dan proses tertentu dalam industri, ilmu, standar, dan barang konsumsi. Misalnya, untuk pengiriman dan penyimpanan obat-obatan, United States Pharmacopeia-National Formulary (USP-NF) mendefinisikan suhu kamar terkendali antara 20 dan 25 °C (68 dan 77 °F), dengan perubahan antara 15 dan 30 °C (59 dan 86 °F) yang diizinkan, asalkan suhu kinetik rata-rata tidak melebihi 25 °C (77 °F).[17] European Pharmacopoeia mendefinisikannya hanya sebagai 15 hingga 25 °C (59 hingga 77 °F), dan Japanese Pharmacopeia mendefinisikan "suhu biasa" sebagai 15 hingga 25 °C (59 hingga 77 °F), dengan suhu kamar 1 hingga 30 °C (34 hingga 86 °F).[18][19] Merriam-Webster memberikan definisi medis kisaran 15 hingga 25 °C (59 hingga 77 °F) sebagai kisaran yang sesuai untuk ditempati manusia, dan di mana eksperimen laboratorium biasanya dilakukan.[20]
1.2.3.3 Definisi Suhu Kamar: Menurut United States Pharmacopeia National Forumlary [sic] (USP-NF), definisi suhu kamar adalah antara 15 dan 30 °C di Amerika Serikat. Namun, di Uni Eropa, suhu kanar didefinisikan sebagai 15 hingga 25 °C, sedangkan di Jepang, didefinisikan sebagai 1 hingga 30 °C.
Organisasi Kesehatan Dunia (2018). WHO Housing and Health Guidelines (dalam bahasa Inggris). ISBN 978-92-4-155037-6. PMID 30566314. Wikidata Q95379102. Diakses tanggal 19 Juni 2025.