Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Teberau

Kata Teberau diterjemahkan dari bahasa Ibrani: suph, yang secara literal berarti gelagah atau rumput tinggi yang hidup di tempat yang berair. Teberau tumbuh di tempat yang bisa menahan air, seperti di rawa-rawa, di tepi danau, di tepi sungai, di delta, dan di lahan yang basah, bahkan di tepi laut. Teberau adalah sejenis tanaman air yang termasuk kategori atau keluarga rumput-rumputan. Tingginya bervariasi antara 1,5-5 meter. Teberau tumbuh dengan cepat dan mendesak tanaman lain sehingga di tempat tertentu sering disebut gulma yang berati tumbuhan yang termasuk bangsa rumput yang mengganggu bagi kehidupan tanaman utama atau singkatnya "tumbuhan pengganggu". salah satu jenis teberau yaitu papirus dapat digunakan untuk bahan bangunan, tongkat, dan keranjang. Teberau juga berfungsi sebagai penahan erosi karena akar teberau cukup kuat memegang tanah.

Wikipedia article
Diperbarui 20 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Teberau
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Teberau" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Teberau
Scirpoides holoschoenus Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Tumbuhan
Jenis buahnucule (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN164448 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoPoales
FamiliCyperaceae
GenusScirpoides
SpesiesScirpoides holoschoenus Suntingan nilai di Wikidata
Soják
Tata nama
BasionimScirpus holoschoenus (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Kata Teberau diterjemahkan dari bahasa Ibrani: suph, yang secara literal berarti gelagah atau rumput tinggi yang hidup di tempat yang berair. Teberau tumbuh di tempat yang bisa menahan air, seperti di rawa-rawa, di tepi danau, di tepi sungai, di delta, dan di lahan yang basah, bahkan di tepi laut. Teberau adalah sejenis tanaman air yang termasuk kategori atau keluarga rumput-rumputan. Tingginya bervariasi antara 1,5-5 meter. Teberau tumbuh dengan cepat dan mendesak tanaman lain sehingga di tempat tertentu sering disebut gulma yang berati tumbuhan yang termasuk bangsa rumput yang mengganggu bagi kehidupan tanaman utama atau singkatnya "tumbuhan pengganggu". salah satu jenis teberau yaitu papirus dapat digunakan untuk bahan bangunan, tongkat, dan keranjang. Teberau juga berfungsi sebagai penahan erosi karena akar teberau cukup kuat memegang tanah.

Pengidentifikasi takson
Scirpoides holoschoenus
  • Wikidata: Q1322131
  • Wikispecies: Scirpoides holoschoenus
  • APDB: 156862
  • BioLib: 42236
  • BOLD: 423852
  • CoL: 4VLKJ
  • EoL: 249915
  • EPPO: SCPHO
  • FNA: 242101178
  • GBIF: 2718201
  • GRIN: 409619
  • iNaturalist: 168639
  • IPNI: 1214602-2
  • IRMNG: 11267729
  • ITIS: 507799
  • IUCN: 164448
  • NatureServe: 2.136003
  • NBN: NHMSYS0000463308
  • NCBI: 76508
  • Open Tree of Life: 91632
  • PalDat: Scirpoides_holoschoenus
  • PFI: 8024
  • Plant List: kew-263641
  • PLANTS: SCHO6
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:1214602-2
  • Tropicos: 9906136
  • WFO: wfo-0000533499
Scirpus holoschoenus
  • Wikidata: Q21877355
  • APDB: 156880
  • EUNIS: 187480
  • FoIO: SCIHOL
  • GBIF: 2710971
  • GRIN: 33368
  • IPNI: 313693-1
  • IRMNG: 10762433
  • ITIS: 521147
  • Tropicos: 9904419
  • WoI: 157


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Laut Merah

salah satu laut di dunia

Ulak Teberau, Lawang Wetan, Musi Banyuasin

desa di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan

Teberau Panjang, Gunung Toar, Kuantan Singingi

desa di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026