Tanah tumpat, juga disebut sebagai taipa dalam bahasa Portugis, tapial atau tapia dalam bahasa Spanyol, pisé dalam bahasa Prancis, dan hangtu, adalah sebuah teknik untuk membangun fondasi, lantai dan tembok memakai bahan-bahan mentah alami seperti tanah, kapur, gamping dan kerikil. Tanah yang dimampatkan dapat dilakukan di setiap benua kecuali Antarktika.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Tanah tumpat, juga disebut sebagai taipa[1] dalam bahasa Portugis, tapial atau tapia dalam bahasa Spanyol, pisé (de terre) dalam bahasa Prancis, dan hangtu (Hanzi: 夯土; Pinyin: hāngtǔ), adalah sebuah teknik untuk membangun fondasi, lantai dan tembok memakai bahan-bahan mentah alami seperti tanah, kapur, gamping dan kerikil.[2] Tanah yang dimampatkan dapat dilakukan di setiap benua kecuali Antarktika.[3]