Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Anton Medan

H. Muhammad Ramdhan Efendi, yang lebih dikenal sebagai Anton Medan adalah mubalig Indonesia. Ia menjadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012. Ia memeluk agama Islam sejak 1992. Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong. Banyak tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya seputar keterlibatannya dalam kerusuhan Mei 1998. Ia dikenal sebagai mantan perampok dan bandar judi yang telah bertobat.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Anton Medan

Anton Medan
LahirTan Hok Liang
(1957-10-10)10 Oktober 1957
Indonesia Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Indonesia
Meninggal15 Maret 2021(2021-03-15) (umur 63)
Indonesia Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Nama lainH. Muhammad Ramdhan Efendi
Anton Medan
PekerjaanMubalig
Dikenal atasMantan perampok dan bandar judi yang menjadi mualaf dan membangun masjid
Anak10

H. Muhammad Ramdhan Efendi, yang lebih dikenal sebagai Anton Medan[1] (10 Oktober 1957 – 15 Maret 2021) adalah mubalig Indonesia.[2] Ia menjadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012.[3] Ia memeluk agama Islam sejak 1992. Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong. Banyak tuduhan-tuduhan yang diarahkan padanya seputar keterlibatannya dalam kerusuhan Mei 1998. Ia dikenal sebagai mantan perampok dan bandar judi yang telah bertobat.[4]

Anton mengaku dirinya semula merupakan penganut agama Buddha, lalu beralih ke Kristen dan akhirnya Islam.[1]

Sebelum masuk Islam, Anton dibesarkan di tengah-tengah politik gelap Indonesia. Itu selama pemerintahan Orde Baru Suharto ketika preman digunakan dalam politik, bisnis dan instansi pemerintah.[5]

Pada tahun 1998, Anton Medan dijadikan kambing hitam Kerusuhan Mei 1998 setelah tuduhan itu diam-diam dicabut.[6] Kerusuhan yang awalnya merupakan demonstrasi mahasiswa untuk memprotes presiden Indonesia Soeharto berubah menjadi demonstrasi anti-Tionghoa di ibu kota Jakarta. Anton Medan keturunan Tionghoa, tapi dia turun ke jalan dan ikut kerusuhan untuk membuktikan bahwa dia setia kepada rakyat tapi dia sendiri yang jadi sasaran. Dalam kekacauan politik tahun 1998, dilaporkan pula bahwa Prabowo Subianto, menantu Suharto dan Panglima Kopassus, telah merekrut dan memanipulasi Anton Medan untuk mendapatkan pendukung militan.[6]

Dalam penyidikan kasus kerusuhan 1998, Anton Medan membantah tuduhan terlibat aktif di balik layar, meski mengaku berada di tengah-tengah massa. Namun, dia menolak untuk bersaksi kecuali Komisi Nasional Hak Asasi Manusia merehabilitasi namanya terlebih dahulu.[7]

Anton meninggal dunia di Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada 15 Maret 2021.[8]

Rujukan

  1. 1 2 "Anton Medan temukan ketenangan dalam Islam". Antara News. 5 Agu 2013. Diakses tanggal 22 Feb 2025.
  2. ↑ "Anton Medan meninggal dunia". Antara News. 1 Jan 1970. Diakses tanggal 22 Feb 2025.
  3. ↑ "Anton Medan Terpilih Jadi Ketua PITI". liputan6.com. 27 Okt 2012. Diakses tanggal 22 Feb 2025.
  4. ↑ detikcom, Tim. "Sosok Almarhum Anton Medan, Preman Tobat yang Jadi Pendakwah Kondang". detiknews. Diakses tanggal 22 Feb 2025.
  5. ↑ [https://scholar.google.co.uk/scholar?hl=en&lr=&q=intitle%3AIndonesian+Nationalism+Today+and+in+the+Future&as_publication=Indonesia&as_ylo=&as_yhi=&btnG=Search Scholar search]</sup>"},"jstor":{"wt":"3351374"},"publisher":{"wt":"Southeast Asia Program Publications at Cornell University"},"issue":{"wt":"67"},"hdl":{"wt":"1813/54161"},"hdl-access":{"wt":"free"}},"i":0}}]}' id="mwhA"/>Benedict R. O'G. Anderson (1999). "Indonesian Nationalism Today and in the Future" (– Scholar search). Indonesia. 67 (67). Southeast Asia Program Publications at Cornell University: 1–12. doi:10.2307/3351374. hdl:1813/54161. JSTOR 3351374. [pranala nonaktif]
  6. 1 2 [https://scholar.google.co.uk/scholar?hl=en&lr=&q=intitle%3APemuda+Pancasila%3A+The+Last+Loyalist+Free+Men+of+Suharto%27s+Order&as_publication=Indonesia&as_ylo=&as_yhi=&btnG=Search Scholar search]</sup>"},"doi":{"wt":"10.2307/3351447"},"hdl":{"wt":"1813/54155"},"hdl-access":{"wt":"free"}},"i":0}}]}' id="mwqA"/>Loren Ryter (1998). "Pemuda Pancasila: The Last Loyalist Free Men of Suharto's Order" (– Scholar search). Indonesia. 66: 45–73. doi:10.2307/3351447. hdl:1813/54155. [pranala nonaktif]
  7. ↑ "Kasus Kerusuhan Mei - Anton Medan Bersedia Bersaksi Bila Komnas HAM Rehabilitasi Namanya" (dalam bahasa Indonesian). Kompas. 12 August 2003. Diarsipkan dari asli tanggal September 28, 2007. Diakses tanggal 2007-03-29. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  8. ↑ Rizqo, Kanavino Ahmad (15 Maret 2021). "Anton Medan Meninggal Dunia". Detik. Diakses tanggal 15 Maret 2021.

Pranala luar

  • (Indonesia) "Bulan Madu Keliling LP" Diarsipkan 2008-10-20 di Wayback Machine., diakses 23 Desember 2005
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Lain-lain
  • Yale LUX


Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Anton

halaman disambiguasi Wikimedia

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan

lembaga legislatif unikameral yang berkedudukan di Kota Medan, provinsi Sumatera Utara.

Kukejar Cinta ke Negeri Cina

film Indonesia tahun 2014

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026