Tlagapakis adalah sebuah Desa di Kecamatan Petungkriyana, Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini memiliki potensi Objek Wisata Alam Curug Bajing, dan Wisata Religi. Tlagapakis juga memiliki Potensi Wisata Seni Budaya yaitu Kuda Lumping Sekar Arum Tlagapakis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Talagapakis | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Tengah | ||||
| Kabupaten | Pekalongan | ||||
| Kecamatan | Petungkriyana | ||||
| Kode Kemendagri | 33.26.04.2007 | ||||
| Luas | 1.145.000 ha[butuh rujukan] | ||||
| Jumlah penduduk | 2.083 jiwa | ||||
| Kepadatan | ... jiwa/km² | ||||
| |||||
Tlagapakis (bahasa Jawa: ꦠ꧀ꦭꦒꦥꦏꦶꦱ꧀) adalah sebuah Desa di Kecamatan Petungkriyana, Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini memiliki potensi Objek Wisata Alam Curug Bajing, dan Wisata Religi. Tlagapakis juga memiliki Potensi Wisata Seni Budaya yaitu Kuda Lumping Sekar Arum Tlagapakis.
Desa Tlagapakis merupakan salah satu desa di Pekalongan yang memiliki banyak peninggalan bersejarah dari masa Kerajaan Medang. Peninggalan-peninggalan tersebut diantaranya ialah Nagapertala (Lingga Yoni), Situs Gedong, dan Prasasti Rabwan. Peninggalan bersejarah yang memiliki catatan paling tua dari desa ini adalah Prasasti Rabwan yang berasal dari masa pemerintahan Rakai Watukura Dyah Balitung, dan menyebutkan dua tokoh lain yaitu Pu Wirakrama dan Bhatara sang Lumah i Rabwan.
Sebagian besar mayoritas penduduknya bertani dan beternak sapi/kambing. Sebagian lagi sebagai buruh bangunan. Ada 7 dukuh yang tergabung di Desa Tlagapakis: