Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Takahē

Takahē adalah burung yang tidak bisa terbang asli Selandia Baru dari keluarga Rallidae. Burung ini sempat dianggap punah setelah empat spesimennya ditemukan tahun 1898. Namun, setelah dilakukan pencarian burung ini akhirnya ditemukan lagi oleh Geoffrey Orbell dekat Danau Te Anau di Pegunungan Murchison, Pulau Selatan, pada 20 November, 1948. Tatanama biologi dari burung ini memperingati geologis berkebangsaan Austria Ferdinand von Hochstetter.

spesies burung
Diperbarui 20 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Takahē
Takahē Pulau Selatan
Status konservasi

Terancam  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Animalia
Filum:
Chordata
Kelas:
Aves
Ordo:
Gruiformes
Famili:
Rallidae
Genus:
Porphyrio
Spesies:
P. hochstetteri
Nama binomial
Porphyrio hochstetteri
(A. B. Meyer, 1883)
Sinonim

Notornis mantelli Mantell, 1847
Porphyrio mantelli hochstetteri ,

Artikel takson sembarang

Takahē (Porphyrio hochstetteri) adalah burung yang tidak bisa terbang asli Selandia Baru dari keluarga Rallidae. Burung ini sempat dianggap punah setelah empat spesimennya ditemukan tahun 1898. Namun, setelah dilakukan pencarian burung ini akhirnya ditemukan lagi oleh Geoffrey Orbell dekat Danau Te Anau di Pegunungan Murchison, Pulau Selatan, pada 20 November, 1948. Tatanama biologi dari burung ini memperingati geologis berkebangsaan Austria Ferdinand von Hochstetter.

Spesies yang berkerabat, Takahē Pulau Utara (P. mantelli) telah punah dan hanya diketahui dari sisa-sisa kerangkanya saja. Keduanya dianggap sebagai subspesies Mantelli dan ditempatkan dalam genus Notornis. Namun, telah diketahui bahwa perbedaan antara Porphyrio dan Notornis tidak cukup untuk memisahkan kedua spesies.

Ciri-ciri

Takahē adalah anggota Rallidae yang terbesar, burung ini memiliki tinggi 63 cm dan memiliki berat sekitar 3 kg.[2] Burung ini besar, bersayap kecil, kaki yang kuat, dan paruh yang besar.

Takahē dewasa umumnya berwarna ungu-kebiruan, dengan punggung berwarna hijau.[2] Dan paruh berwarna kemerahan. Lutut berwarna merah muda. Burung jantan dan betina memiliki warna yang sama, walaupun Takahē betina berukuran lebih kecil, sedangkan anak Takahē berwarna cokelat pucat. Burung ini bersuara berisik dan keras.[2]

Referensi

  1. ↑ "Porphyrio hochstetteri". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.2. International Union for Conservation of Nature. 2013. Diakses tanggal 26 November 2013. ; ;
  2. 1 2 3 Takahe

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Porphyrio hochstetteri.
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Porphyrio hochstetteri.
  • Takahē videos on the Internet Bird Collection
  • Takahē Educational Worksheet for Kids on EasyScienceforKids.
  • The Official Takahē Recovery Website
  • Portal Burung
Pengidentifikasi takson
Porphyrio hochstetteri
  • Wikidata: Q212302
  • Wikispecies: Porphyrio hochstetteri
  • ADW: Porphyrio_hochstetteri
  • ARKive: porphyrio-hochstetteri
  • Avibase: 6001C6A858D9DDA0
  • BirdLife: 22692808
  • BOW: takahe3
  • CoL: 4LZ56
  • eBird: takahe3
  • EoL: 264283
  • GBIF: 5228153
  • iNaturalist: 424597
  • IRMNG: 11206490
  • ISC: 61435429
  • ITIS: 707814
  • IUCN: 22692808
  • NCBI: 439704
  • NZBO: south-island-takahe
  • NZOR: 8e87e01b-c89a-4db7-8a48-8f313f03f051
  • Observation.org: 72846
  • Open Tree of Life: 73578
  • Paleobiology Database: 372510
  • Xeno-canto: Porphyrio-hochstetteri
Notornis hochstetteri
  • Wikidata: Q109578273
  • GBIF: 9703036
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Ciri-ciri
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Burung

binatang dari tetrapoda

Burung cinta

genus burung

Burung madu sriganti

spesies burung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026