Tabung elektron adalah sebuah komponen elektronika yang mengendalikan aliran arus listrik di dalam ruang hampa udara di antara elektrode setelah diberikan tegangan listrik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia




Tabung elektron (juga dikenal sebagai tabung vakum atau vacuum tube) adalah sebuah komponen elektronika yang mengendalikan aliran arus listrik di dalam ruang hampa udara di antara elektrode setelah diberikan tegangan listrik.[1]
Meskipun saat ini sebagian besar telah digantikan oleh komponen padat seperti transistor, tabung elektron masih digunakan dalam aplikasi khusus seperti pemancar radio berdaya tinggi, amplifier gitar kelas atas, perlengkapan audio hi-fi, dan perangkat pencitraan medis.
Perkembangan tabung elektron berawal dari pengamatan "Efek Edison" oleh Thomas Edison pada tahun 1883. Namun, penggunaan praktis pertama ditemukan oleh John Ambrose Fleming pada tahun 1904 yang menciptakan dioda (katup Fleming).[2] Revolusi terjadi pada tahun 1906 ketika Lee de Forest menciptakan triode dengan menambahkan "grid" (kisi), yang memungkinkan tabung berfungsi sebagai penguat sinyal elektrik.
Tabung elektron bekerja berdasarkan prinsip emisi termionik. Ketika katoda dipanaskan (biasanya oleh filamen pemanas), energi panas tersebut menyebabkan elektron terlepas dari permukaan katoda ke dalam ruang hampa.[3]
Aliran elektron ini kemudian ditarik menuju anoda yang bermuatan positif. Dalam tabung yang lebih kompleks (seperti triode), sebuah kisi kendali ditempatkan di antara katoda dan anoda untuk mengatur jumlah elektron yang sampai ke anoda melalui variasi tegangan listrik kecil.