Durian merah,[3][4] (Durio graveolens) tabelak,[5] sukang,[6] atau anggang,[6] sahung [7]adalah spesies tumbuhan yang tergolong ke dalam famili Malvaceae dan tumbuh di pulau Kalimantan dan Sumatera, Indonesia.[6] Tumbuhan ini pada umumnya memiliki tinggi batang 25-30 m. Daunnya mirip dengan daun durian tetapi ukurannya lebih besar. Keunikan buah ini terletak pada warna daging buahnya yang bervariasi, yaitu berwarna merah, jingga, hingga oranye.[8]
Referensi
- ↑ Hoe, Voon Boon; Siong, Kueh Hong (March 1999). "The nutritional value of indigenous fruits and vegetables in Sarawak" (PDF). Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition (dalam bahasa Inggris). 8 (1): 24–31. doi:10.1046/j.1440-6047.1999.00046.x. ISSN 1440-6047. OCLC 5534067161. PMID 24393732. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 15 August 2017. Diakses tanggal 3 November 2017.
- ↑ Nasaruddin, Mohd Hanif; Noor, Noor Qhairul Izzreen Mohd; Mamat, Hasmadi (2013). "Komposisi Proksimat dan Komponen Asid Lemak Durian Kuning (Durio graveolens) Sabah" [Proximate and Fatty Acid Composition of Sabah Yellow Durian (Durio graveolens)] (PDF). Sains Malaysiana (dalam bahasa Melayu). 42 (9): 1283–1288. ISSN 0126-6039. OCLC 857479186. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 1 December 2017. Diakses tanggal 28 November 2017.
- ↑ "durian » durian merah". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2026-03-01.
- ↑ Bakti, Tri Esti Kusuma; Mahfur, Mahfur (2023-07-04). "SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KADAR FLAVONOID TOTAL FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BUAH DURIAN MERAH (Durio graveolens Becc.) Dengan METODE SPEKTROFOTOMETRI Uv-VIS : SKRINING FITOKIMIA DAN ANALISIS KADAR FLAVONOID TOTAL FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BUAH DURIAN MERAH (Durio graveolens Becc.) Dengan METODE SPEKTROFOTOMETRI Uv-VIS". JOURNAL OF PHARMACY SCIENCE AND TECHNOLOGY: 30–35. doi:10.30649/pst.v4i1.57. ISSN 2614-0993.
- ↑ I G. Kariasa; Z. A. F. Akmal; K. A. P. Syawalluna; R. A. Saputra; N. L. Aziza; M. Noor (2023). "Prospek Lahan Kering sebagai Wilayah Agrowisata dan Produksi Buah Lokal Kalimantan untuk Menyangga Daerah Ibu Kota Negara (*The Potential of Dryland as an Area of Agro-Tourism and Kalimantan's Local Fruit Producing for Buffer New National Capital Region*)". Gontor Agrotech Science Journal. 9 (2). Universitas Darussalam Gontor: 135. doi:10.21111/agrotech.v9i2.9901. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- 1 2 3 Syah, M. Jawal Anwarudin (2024-01-03). Menggapai Laba dari Budidaya Durian ; Tanaman Banyak Manfaat. Nas Media Pustaka. ISBN 978-623-155-398-0.
- ↑ Arisandi, Jaka Fernando; et al. (2020). Pranaraksa Mengungkap Plasma Nutfah Buah Nusantara melalui Kegiatan Pranaraksa (edisi 1). Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia. ISBN 9786020524740. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ N. Hamidawati, Rachmi (2007). Mengenal Buah-Buahan Kalimantan. Yogyakarta: ADICITA KARYA NUSA. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- Beccari, Odoardo (1889). Malesia: raccolta di osservazioni botaniche intorno alle piante dell'arcipelago Indo-Malese e Papuano pubblicata da Odoardo Beccari, destinata principalmente a descrivere ed illustrare le piante da esso raccolte in quelle regioni durante i viaggi eseguiti dall'anno 1865 all'anno 1878 [Malaysia: collection of botanical observations about the plants of the Indo-Malay and Papuan archipelago published by Odoardo Beccari, mainly intended to describe and illustrate the plants he collected in those regions during travels carried out from the years 1865 to 1878] (PDF) (dalam bahasa Italia). Vol. 3. Florence & Rome, Italy: Tipografia del R. Instituto sordo-muti. hlm. 242–3. ASIN B000MTM2A0. OCLC 880509632. Diakses tanggal 29 October 2017.
- I G. Kariasa; Z. A. F. Akmal; K. A. P. Syawalluna; R. A. Saputra; N. L. Aziza; M. Noor (2023). "Prospek Lahan Kering sebagai Wilayah Agrowisata dan Produksi Buah Lokal Kalimantan untuk Menyangga Daerah Ibu Kota Negara (*The Potential of Dryland as an Area of Agro-Tourism and Kalimantan's Local Fruit Producing for Buffer New National Capital Region*)". Gontor Agrotech Science Journal. 9 (2). Universitas Darussalam Gontor: 135. doi:10.21111/agrotech.v9i2.9901. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Agustus 2025. Diakses tanggal 21 Agustus 2025. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)