TAI-KAAN atau nama sebelumnya TF merupakan proyek pesawat tempur yang digadang-gadang menjadi generasi ke-5 dan tengah dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI). Pada waktu awal diumumkan, nama TF-X digunakan selama beberapa waktu. Nama Kaan sendiri secara resmi disematkan pada tanggal 1 Mei 2023.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| TAI-KAAN | |
|---|---|
| Purwarupa TAI Kaan ketika melakukan uji landasan di Ankara, 17 Maret 2023 | |
| Jenis | Pesawat tempur siluman Superioritas udara[1] |
| Negara asal | |
| Pembuat | Turkish Aerospace Industries |
| Perancang | Turkish Aerospace Industries kerjasama dengan BAE Systems |
| Penerbangan perdana | 21 Februari 2024 |
| Diperkenalkan | 2030 (direncanakan)[2] |
| Status | Dalam pengembangan |
| Dibuat | 1 purwarupa |
| Biaya program | US$20 miliar (Rp308,64 Triliun)[3] |
| Harga satuan | US$100 juta (Rp1,54 Triliun)[4] |
TAI-KAAN atau nama sebelumnya TF ("Turkish Fighter", TF-X) merupakan proyek pesawat tempur yang digadang-gadang menjadi generasi ke-5 dan tengah dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI).[5] Pada waktu awal diumumkan, nama TF-X digunakan selama beberapa waktu. Nama Kaan sendiri secara resmi disematkan pada tanggal 1 Mei 2023.[6]
Pengembangan Kaan sendiri dimulai oleh TAI ketika Turki masih bergabung dalam kemitraan proyek F-35. Namun, oleh karena isu pembelian sistem pertahanan udara S-400 oleh pemerintah Turki. Hal ini menjadi polemik dengan kebijakan Amerika Serikat, yang mengakibatkan Turki dikeluarkan secara resmi dari kemitraan proyek F-35. Menyisakan Kaan sebagai satu-satunya proyek pesawat tempur yang tengah berjalan.

Pada tanggal 17 Maret 2023, dilakukan uji landasan terhadap purwarupa Kaan.[7] Pada tanggal 21 Februari 2024, purwarupa Kaan telah melakukan uji terbang perdana dan dilanjut uji terbang kedua pada tanggal 6 Mei 2024. Direncanakan pada tahap awal, 20 unit pesawat akan masuk dalam armada Angkatan Udara Turki pada tahun 2028 dan akan menggantikan seluruh armada F-4 dan F-16 pada tahun 2030.
Angkatan Udara Turki – 20 unit direncanakan tiba tahun 2028 menurut pernyataan direksi TAI.[8]