Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSyarif Kamaruddin
Artikel Wikipedia

Syarif Kamaruddin

Haji Tengku Kamaruddin Haroen bin Sultan Syarif Harun atau Sultan Syarif Kamaruddin Sultan Pelalawan ke-10 dengan gelar Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan

Sultan Pelalawan ke-10
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Syarif Kamaruddin
Tengku Besar Syarif Kamaruddin
Sultan Syarif Kamaruddin pada tahun 2023
[[Sultan Pelalawan]] ke-10
Petahana
Mulai menjabat
2008
Sebelum
Pendahulu
Sultan Syarif Haroen
Pengganti
Petahana
Sebelum
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Haji Tengku Kamaruddin Haroen bin Sultan Syarif Harun atau Sultan Syarif Kamaruddin Sultan Pelalawan ke-10 dengan gelar Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan

Penguasa Negeri Pelalawan
Dibawah Kekuasaan Johor
Maharaja Dinda II1725–1750
Maharaja Lela Bungsu1750–1775
Maharaja Lela II1775–1798
Kesultanan Pelalawan
Sultan Syarif Abdurrahman1810–1822
Sultan Syarif Hasyim I1822–1828
Sultan Syarif Ismail1828–1844
Sultan Syarif Hamid1844–1866
Sultan Syarif Jaafar1866–1872
Sultan Syarif Abubakar1872–1886
Sultan Syarif Ali1886–1892
Sultan Syarif Hasyim II1892–1930
Regent Tengku Pangeran1931–1940
Sultan Syarif Harun1940–1946
Setelah Kemerdekaan Indonesia
Sultan Syarif Kamaruddin2008–kini

Haji Tengku Kamaruddin Haroen bin Sultan Syarif Harun atau Sultan Syarif Kamaruddin adalah Sultan Pelalawan ke-10. Ditabalkan menjadi Sultan Pelalawan ke- 10 oleh Lembaga Kerapatan Adat Melayu Kabupaten Pelalawan pada tanggal 7 Agustus 2008 bertempat di Istana Sayap , Bergelar Sultan Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan.

Riwayat Hidup

Sultan merupakan salah satu Tokoh Masyarakat yang dihormati di- Provinsi Riau dan Kabupaten Pelalawan. Beliau pernah menjadi Dewan Kehormatan Adat (DKA) Lembaga Adat Melayu Riau . Dan juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau selama 2 periode dari Fraksi Partai Golkar di masa Pemerintahan Presiden Soeharto sampai berakhirnya Pemerintahan dan Kekuasaan Presiden Soeharto di tahun 1998 .

Selain itu beliau juga memiliki hubungan keluarga dengan mantan Bupati Pertama Kabupaten Pelalawan : Tengku Azmun Ja'afar dan juga dengan mantan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda) Provinsi Riau : Tengku Lukman Ja'afar serta merupakan menantu dari alm Tengku Said Ja'afar Muhammad mantan Ketua DPRD Kabupaten Kampar .

Sultan Kamaruddin memiliki jiwa birokrat yang sangat cakap dan berpengalaman sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) dikarenanakan sudah memulai kariernya dari umur 16 tahun, beliau juga sudah menerbitkan sejumlah buku yang berjudul: TITIK AIR 1, TITIK AIR 2, TITIK AIR 3 yang isinya menceritakan nasihat-nasihat hidup serta pantun nasihat dari ibunda beliau.

Keluarga

Dia menikah dengan Tengku Aidar binti Tengku Said Jaafar Muhammad, dan memiliki 6 (enam) orang keturunan, yakni:

  1. Tengku Junaidi,memiliki anak yang bernama: Tengku Said Assyakran dan juga Tengku Adelia Viona
  2. Tengku Amri Fuad,mempunyai 3 orang anak: Tengku Devi Zhafirah,Tengku Dhea Aqilah,Tengku Dhani Zhafran
  3. Tengku Faisal,1 orang anak: Tengku Dhafa Ghazani
  4. Tengku Helmiyati,3 orang anak: Raja Ryan Alghiffary ,Raja Rae,Raja Adin Alghufron
  5. Tengku Jamilah, 2 orang anak: Muhammad Raihan Karmil,Muhammad Rifqii Karmil
  6. Tengku Erdawati, 2 orang anak: Tengku Wanda,Tengku Zharif Pasha

Dia juga memiliki 14 orang cucu & 5 orang cicit. Sekarang beliau berdomisili di Kota Pekanbaru

Sumber

Buku Silsilah Keturunan Raja - Raja Kerajaan Pelalawan dan Siak Sri Indrapura Himpunan H. T. S. Umar Muhammad, Tenas Effendi, T. Razak Jaafar. 1988.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Hidup
  2. Keluarga
  3. Sumber

Artikel Terkait

Kesultanan Pelalawan

kerajaan di Asia Tenggara

Kabupaten Pelalawan

kabupaten di Provinsi Riau

Kesultanan Siak Sri Inderapura

kerajaan di Asia Tenggara

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026