Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSungai Hari
Artikel Wikipedia

Sungai Hari

Sungai Hari atau Sungai Herat adalah sungai yang mengalir 1.100 kilometer (680 mi) dari pegunungan Afganistan tengah ke Turkmenistan, di mana ia membentuk oasis Tejend dan menghilang di Gurun Karakum.

sungai di Afganistan
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sungai Hari
Sungai Hari
Peta OpenStreetMap
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Tampilkan peta yang diperbesar
Tampilkan peta yang diperkecil
Tampilkan peta penuh
Koordinat:
  • 34°36′47.113″N 66°34′13.278″E / 34.61308694°N 66.57035500°E / 34.61308694; 66.57035500
  • 37°39′41.472″N 60°26′5.978″E / 37.66152000°N 60.43499389°E / 37.66152000; 60.43499389
Lokasi
NegaraAfganistan، Iran dan Turkmenistan
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiKoh-i-Baba
Muara sungai 
 - lokasiGurun Karakum
Panjang1.100 km (680 mi)
Daerah Aliran Sungai
Luas DAS39,300 km2

Sungai Hari (bahasa Persia: هریرودcode: fa is deprecated or bahasa Persia Afganistan: هری رودcode: prs is deprecated , translit. Harī Rōd; bahasa Pashtun: د هري سیندcode: ps is deprecated ) atau Sungai Herat adalah sungai yang mengalir 1.100 kilometer (680 mi) dari pegunungan Afganistan tengah ke Turkmenistan, di mana ia membentuk oasis Tejend dan menghilang di Gurun Karakum.

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hari River.
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Amerika Serikat
  • Israel


Ikon rintisan

Artikel bertopik sungai ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Afganistan

negara di Asia Tengah dan Selatan

Sungai Panj

salah satu sungai di dunia

Warisan Hindu dan Buddha di Afganistan

mengunjungi Afganistan antara tahun 399 dan 751 M, mereka menyebutkan bahwa agama Hindu dan Buddha dipraktikkan di daerah-daerah yang berbeda antara Sungai Amu

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026