Kepulauan Sunda Besar adalah gugusan pulau utama di wilayah Asia Tenggara yang merupakan bagian dari Kepulauan Melayu. Kepulauan ini terdiri dari empat pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, beserta pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya. Kepulauan ini mencakup wilayah yang merupakan bagian dari negara Indonesia, serta sebagian kecil wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam. Secara geografis, Kepulauan Sunda Besar terletak di bagian barat Kepulauan Nusantara, yang membedakannya dari Kepulauan Sunda Kecil di bagian timur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kepulauan Sunda Besar ditandai warna merah | |
| Geografi | |
| Lokasi | |
| Koordinat | 0°00′N 110°00′E / 0.000°N 110.000°E / 0.000; 110.000 |
| Kepulauan | Kepulauan Sunda |
| Jumlah pulau | 4 |
| Pulau besar | Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan |
| Luas | 75.000.000 ha |
| Titik tertinggi | Gunung Kinabalu (4.095 m) |
| Pemerintahan | |
| Negara | |
| Kependudukan | |
| Kelompok etnik | Sunda, Jawa, Bali, Lampung, Minangkabau, Melayu, Batak, Dayak, Banjar, Aceh, dan Austronesia lain |
![]() | |
Kepulauan Sunda Besar adalah gugusan pulau utama di wilayah Asia Tenggara yang merupakan bagian dari Kepulauan Melayu. Kepulauan ini terdiri dari empat pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, beserta pulau-pulau kecil yang berada di sekitarnya. Kepulauan ini mencakup wilayah yang merupakan bagian dari negara Indonesia, serta sebagian kecil wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam. Secara geografis, Kepulauan Sunda Besar terletak di bagian barat Kepulauan Nusantara, yang membedakannya dari Kepulauan Sunda Kecil di bagian timur.
Kepulauan Sunda Besar terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, membentang di wilayah khatulistiwa. Berikut adalah rincian geografis dari empat pulau utama:
Kepulauan Sunda Besar terletak di wilayah pertemuan tiga lempeng tektonik: Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Kondisi ini menjadikan wilayah ini rawan terhadap aktivitas vulkanik dan gempa bumi. Beberapa gunung berapi paling aktif di dunia, seperti Gunung Merapi di Jawa dan Gunung Sinabung di Sumatra, berada di kepulauan ini.
Kepulauan Sunda Besar memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan Asia Tenggara.
Kepulauan Sunda Besar merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.
Hutan tropis di Sumatra dan Kalimantan adalah rumah bagi pohon-pohon seperti meranti, keruing, dan rotan. Jawa, meskipun telah banyak berubah karena urbanisasi, masih memiliki kawasan konservasi seperti Taman Nasional Ujung Kulon.
Kepulauan Sunda Besar memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dengan beragam suku dan tradisi.
Kepulauan Sunda Besar telah menjadi pusat peradaban sejak zaman prasejarah. Pulau-pulau ini memainkan peran penting dalam perdagangan rempah-rempah pada abad ke-15 dan 16, dengan kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya di Sumatra, Majapahit di Jawa, dan Kerajaan Gowa-Tallo di Sulawesi. Penjajahan Eropa membawa pengaruh besar, terutama oleh Belanda yang mendominasi wilayah ini hingga kemerdekaan Indonesia pada 1945.
Kepulauan Sunda Besar memiliki jaringan transportasi yang berkembang pesat, termasuk:
Sebagian besar wilayah Kepulauan Sunda Besar berada di Indonesia, dengan beberapa wilayah di Kalimantan berada di bawah Malaysia (Sarawak dan Sabah) dan Brunei. Berikut pembagian administratif utama: