Murut adalah rumpun suku Dayak yang terdapat di Sabah, Sarawak- Malaysia Timur, Brunei, Kalimantan Utara.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Murut dalam pakaian tradisional di Desa Budaya Mari Mari, Sabah | |
| Jumlah populasi | |
|---|---|
| 112,900 (2020)[1] (Malaysia) | |
| Daerah dengan populasi signifikan | |
| Bahasa | |
| Bahasa Murutik, Melayu Sabah, Melayu Sarawak, Melayu Standar, Inggris (yang tinggal di Sabah, Sarawak dan Labuan), Melayu Brunei (yang tinggal di Kabupaten Temburong) dan Bahasa Indonesia (yang tinggal di Kalimantan) | |
| Agama | |
| Kristen (82%), Islam (16%), Kaharingan (2%) | |
| Kelompok etnik terkait | |
| Tidung, Sino-Murut, Dayak, Kadazan-Dusun, Lundayeh, Orang Ulu dan Orang Austronesia lainnya |
Murut adalah rumpun suku Dayak yang terdapat di Sabah, Sarawak- Malaysia Timur, Brunei, Kalimantan Utara.
Murut adalah bentuk lain dari kata bahasa Bajau yaitu belud yang berarti pegunungan yang menyiratkan bahwa orang Murut adalah orang yang tinggal di perbukitan.[2]
Terbagi menjadi 3 Kelompok Bahasa:
Orang Murut juga digolongkan menjadi 2 golongan yaitu:[2]
Kelompok I.
Kelompok II.
Kelompok III.
Kelompok IV.
Kelompok V.
Kelompok VI
Orang-orang suku Murut tidak memiliki dewa tertentu namun memiliki kepercayaan tentang adanya surga. Mereka percaya bahwa jiwa atau ruh akan berlabuh ketika sudah meninggalkan tubuh. Mereka menganggap sakral kepada bukit-bukit tinggi di pedalaman jauh yang dipercaya sebagai rumah orang-orang yang telah mati.[2]
Selain itu, terdapat kepercayaan bahwa roh yang jahat tinggal selamanya dalam posisi terikat yang tinggal di pohon, bukit dan batu dengan bentuk aneh. Untuk melawan roh jahat ini, penduduk suku Murut memiliki jimat berupa sehelai benang yang melingkari leher atau pergelangan tangan.[2]

Orang Murut memercayai bahwa:[2]
Orang Murut juga memiliki kepercayaan terhadap nasibnya dengan ahli nujum dan meyakini bahwa rahasia masa depan bisa dilihat dari hati babi. Saat ada perayaan tertentu dan menyembelih babi, kepala suku bisa mengetahui sesuatu hanya dari hati babi.[2]
| Kondisi hati babi | Ramalan |
|---|---|
| Memiliki garis-garis dalam | nasib buruk |
| Memiliki lubang-lubang | dipastikan satu orang anggota penyerang akan mati |
| Mengandung penyakit | satu prajurit akan terluka |
| Lembek | tubuh akan menjadi lesu dan lemah ketika akan bertindak |
| Keras, merah dan tidak cacat | kesuksesan |
| Tidak ditemukan (babi pertama dan kedua) | rencana penyerangan sebaiknya diurungkan |
Selain itu, mereka juga memercayai mimpi sebagai pertanda. Berikut daftar mimpi dan pertanda bagi orang Murut:[2]
| Mimpi | Pertanda |
|---|---|
| Bertemu buaya | ketidakberuntungan |
| Jatuh | ketidakberuntungan |
| Mendapat luka saat berburu | luka saat menyerang |
| Mengejar dan menangkap gadis cantik | bernasib baik |