Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Suku Banlol

Banlol atau Tepin atau Waili atau Kawit atau Fiawat, adalah suku-suku asli yang mendiami Pulau Salawati yang terletak di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Daerah ini termasuk ke dalam wilayah Salawati Utara, Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat dan Distrik Salawati Selatan, Kabupaten Sorong. Jumlah populasi suku Banlol sekitar 400 jiwa. Dahulu suku ini juga dipanggil Maden (Madin) terutama oleh suku Moi untuk orang Kampung Sakabu, walaupun sudah jarang dipakai dan tidak dikenali.

suku bangsa di Indonesia
Diperbarui 23 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Banlol (Butlih, Butlis) atau Tepin (Tipin, Metli) atau Waili (Wailil, Wail, Waliam) atau Kawit (Esaro, Saorof) atau Fiawat (Fyawat, Fiat), adalah suku-suku asli yang mendiami Pulau Salawati yang terletak di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Daerah ini termasuk ke dalam wilayah Salawati Utara, Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat dan Distrik Salawati Selatan, Kabupaten Sorong. Jumlah populasi suku Banlol sekitar 400 jiwa.[1] Dahulu suku ini juga dipanggil Maden (Madin) terutama oleh suku Moi untuk orang Kampung Sakabu, walaupun sudah jarang dipakai dan tidak dikenali.[2]

Bahasa

Bahasa yang digunakan adalah bahasa Salawati (Maden) rumpun bahasa Austronesia yang memiliki berbagai dialek tergantung lokasi kampungnya, seperti:[3]: 17 

  • Butlih, Butlis, Banlol (sebutan eksonim), digunakan di[4][2]
    • Distrik Salawati Tengah (Raja Ampat): Kampung Wailen, Kampung Sakabu, Kampung Kalobo
  • Kawit, disebut juga Esaro, digunakan di[5]
    • Distrik Salawati Tengah (Sorong): Kampung Duriankari, Kampung Maralol
    • Distrik Salawati Tengah (Raja Ampat): Kampung Kalobo
  • Tepin, digunakan di [6]
    • Distrik Salawati Barat: Kampung Solol, Kampung Kaliam,
    • Distrik Salawati Utara: Kampung Kapatlap
    • Distrik Salawati Tengah: Kampung Kalobo, Kampung Waijan
  • Rajau, digunakan di [2]
    • Distrik Salawati Utara: Kampung Mucu (masuk dalam Samate)
  • Fiawat, digunakan di [2]
    • Distrik Salawati Utara: Kampung Mucu (masuk dalam Samate)
  • Wailil, digunakan di[4]
    • Distrik Salawati Tengah (Sorong): Kampung Waliam, Kampung Sakapul

Referensi

  1. ↑ Hidayah, Zulyani (April 2015). Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm. 60. ISBN 978-979-461-929-2. Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  2. 1 2 3 4 Arnold, Laura (2020). "Four undocumented languages of Raja Ampat, West Papua, Indonesia". Language Documentation and Description. 17. Diakses tanggal 2024-10-29.
  3. ↑ Kamholz, David (2014). Austronesians in Papua: Diversification and change in South Halmahera–West New Guinea. Ph.D. dissertation, University of California, Berkeley. https://escholarship.org/uc/item/8zg8b1vd
  4. 1 2 "Waliam". Peta Bahasa. Diakses tanggal 2024-05-25.
  5. ↑ "Esaro (Kawit)". Peta Bahasa. Diakses tanggal 2024-05-25.
  6. ↑ "Tepin". Peta Bahasa. Diakses tanggal 2024-05-25.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bahasa
  2. Referensi

Artikel Terkait

Kelompok etnik di Indonesia

gambaran umum mengenai berbagai kelompok etnik di Indonesia

Daftar suku bangsa di Indonesia menurut provinsi

artikel daftar Wikimedia

Daftar suku bangsa di Indonesia menurut jumlah penduduk

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026