Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiStory:Prasasti Sanghyang Tapak
Artikel Wikipedia

Story:Prasasti Sanghyang Tapak

Wikipedia article
Diperbarui 30 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Prasasti Sanghyang Tapak
Prasasti Sanghyang Tapak dikenal juga dengan Prasasti Sri Jayabhupati atau Prasasti Cicatih. Prasasti ini ditulis dalam aksara Kawi dan bahasa Jawa Kuno dengan tarikh tahun 952 saka (1030 M).
Gunawan Kartapranata
Keempat prasasti tersebut ditemukan di tepi Sungai Cicatih, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. Tiga diantaranya ditemukan di dekat Kampung Bantar Muncang, sementara sebuah lainnya ditemukan di Kampung Pangcalikan.
Muhamad Abdu
Berikut ini alihaksara tiga prasasti pertama menurut etnolog C.M. Pleyte: Selamat dan sejahtera. Pada tahun Saka 952, bulan Kartika pada hari ke-12th bagian terang, hari Hariang, Kaliwon, hari pertama, Wuku Tambir. Hari ini adalah hari dimana raja kerajaan Sunda, Maharaja Sri Jayabhupati Jayamanahen Wisnumurti Samarawijaya Sakalabuwanamandaleswaranindita Haro Gowardhana Wikramottunggadewa, membuat tanda tapak di bagian timur Sanghiyang Tapak. Dibuat oleh Sri Jayabhupati raja kerajaan Sunda. Tidak ada seorangpun yang boleh melanggar aturan ini. Di bagian sungai ini tidak boleh menangkap ikan, di kawasan pemujaan Sanghyang Tapak dekat hulu sungai. Jauh hingga ke batas Sanghyang Tapak yang ditandai dua pohon besar. Demikanlah tulisan ini dibuat, ditegakkan dengan sumpah kerajaan Sunda.
Muhamad Abdu

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Story:Koleksi Prasasti Museum Nasional Indonesia

"text":{"value":"Prasasti Sanghyang Tapak, juga dikenal sebagai Prasasti Sri Jayabhupati atau Prasasti Cicatih, adalah kumpulan empat prasasti kuno dengan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026