Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiStory:Multatuli
Artikel Wikipedia

Story:Multatuli

Wikipedia article
Diperbarui 21 September 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Eduard Douwes Dekker
Eduard Douwes Dekker (2 Maret 1820 – 19 Februari 1887), atau yang dikenal pula dengan nama pena Multatuli (dari bahasa Latin multa tuli "banyak yang aku sudah derita"), adalah penulis Belanda yang terkenal dengan Max Havelaar (1860), novel satirisnya yang berisi kritik atas perlakuan buruk para penjajah terhadap orang-orang pribumi di Hindia Belanda.
César Mitkiewicz
Ketika kembali dari Hindia Belanda, dia membawa berbagai manuskrip diantaranya sebuah tulisan naskah sandiwara dan salinan surat-surat ketika dia menjabat sebagai asisten residen di Lebak. Pada bulan September 1859, ketika istrinya didesak untuk mengajukan cerai, Eduard mengurung diri di sebuah kamar hotel di Brussel dan menulis buku Max Havelaar yang kemudian menjadi terkenal. Ketika menerbitkan novel Max Havelaar, ia menggunakan nama samaran 'Multatuli'. Nama ini berasal dari bahasa Latin dan berarti "'Aku sudah menderita cukup banyak'" atau "'Aku sudah banyak menderita'"; di sini, "aku" dapat berarti Eduard Douwes Dekker sendiri atau rakyat yang terjajah.
Enkidu1947

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Story:Museum Multatuli

{"fromArticle":"Museum_Multatuli","frames":[{"image":{"filename":"Amsterdam Multatuli Museum.jpg"},"text":{"value":"Museum Multatuli adalah museum umum yang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026