Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiStory:Kelinci Laut Berguna dalam Penyembuhan Penyakit Kanker
Artikel Wikipedia

Story:Kelinci Laut Berguna dalam Penyembuhan Penyakit Kanker

Wikipedia article
Diperbarui 5 Juni 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kelinci laut
Kelinci Laut (Jorunna parva) adalah salah satu spesies dorid nudibranch, hewan tanpa cangkang yang tergolong dalam famili Discodorididae. Spesies ini pertama kali diidentifikasi oleh Kikutaro Baba karena kemiripannya dengan kelinci yang menyebabkan lonjakan popularitas di Jepang pada 2015.
Steve Childs
Spesies ini memiliki panjang sekitar 1 cm dan memiliki corak rhinophores berwarna hitam putih yang menggambarkan telinga kelinci. Insang luar hewan ini terletak di belakang tubuhnya dan sekujur tubuhnya tertutup oleh papillae. Fieshy protuberances digunakan dalam fungsi sensori dan menyebabkan tampilan hewan ini terlihat seperti berbulu.
Christophe Cadet
Hewan ini memiliki beberapa warna termasuk kuning, putih, dan hijau meskipun yang terakhir jarang terdokumentasi. Persamaan yang dimiliki oleh semua spesies adalah mereka memiliki totol hitam yang tersebar di antara warna aslinya. Seperti anggota lain dalam genusnya, Jorunna parva memakan beberapa jenis sponges di famili Chalinidae. Spons ini merupakan spons yang memiliki toxin yang berguna dalam penyembuhan penyakit kanker.
Rickard Zerpe
Jorunna parva merupakan hewan hermaphrodites, yang berarti hewan ini memproduksi sperma dan sel telur, tetapi mereka tidak bisa membuahi sel telur sendiri. Jorunna parva umumnya ditemukan pada area yang kaya akan makanan dan mudah ditemukan sumber daya. Hewan ini biasanya ditemukan tergantung atau tenggelam dan sebagian besar menghabiskan waktu di dasar perairan tropis.
Tibirica, Y., Pola, M. & Cervera, J.L. 2017. Astonishing diversity revealed: an annotated and illustrated inventory of Nudipleura (Gastropoda: Heterobranchia) from Mozambique. Zootaxa 4359(1): 1–133. DOI: 10.11646/zootaxa.4359.1.1

Bagikan artikel ini

Share:
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026