Penguin bergaris adalah penguin yang masuk kedalam genus Spheniscus. Terdapat empat spesies hidup, semuanya memiliki pola bulu bergaris yang serupa. Mereka terkadang juga dikenal sebagai "penguin keledai karena panggilan pemanggil mereka yang mirip dengan suara ringkikan keledai. Ciri umum mereka mencakup pola bulu garis berwarna hitam disepanjang tubuhnya yang membatasi perwarnaan dorsal hitam mereka, paruh hitam dengan garis putih vertikal, totol-totol khas di tubuh, dan sepetak kulit tak berbulu atau berbulu tipis disekitar matanya dan kantong bulu halus yang kurang berkembang dan dapat berwarna putih atau merah muda. Semua anggota dari genus ini bertelur dan membesarkan anakannya di sarang yang terletak di galian atau di depresi alami di daratan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Penguin bergaris Rentang waktu: Miosen Tengah-Masa kini | |
|---|---|
| Spheniscus demersus, Penguin afrika | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Sphenisciformes |
| Famili: | Spheniscidae |
| Genus: | Spheniscus Brisson, 1760 |
| Spesies tipe | |
| Diomedea demersa[1] Linnaeus, 1758 | |
| Spesies | |
Penguin bergaris adalah penguin yang masuk kedalam genus Spheniscus. Terdapat empat spesies hidup, semuanya memiliki pola bulu bergaris yang serupa. Mereka terkadang juga dikenal sebagai "penguin keledai (jack-ass penguins) karena panggilan pemanggil mereka yang mirip dengan suara ringkikan keledai.[2] Ciri umum mereka mencakup pola bulu garis berwarna hitam disepanjang tubuhnya yang membatasi perwarnaan dorsal hitam mereka, paruh hitam dengan garis putih vertikal, totol-totol khas di tubuh, dan sepetak kulit tak berbulu atau berbulu tipis disekitar matanya dan kantong bulu halus yang kurang berkembang dan dapat berwarna putih atau merah muda. Semua anggota dari genus ini bertelur dan membesarkan anakannya di sarang yang terletak di galian atau di depresi alami di daratan.[3][4]
| Nama umum | Nama ilmiah dan subspesies | Sebaran | Ukuran dan ekologi | Status IUCN dan estimasi jumlah populasi |
|---|---|---|---|---|
| Penguin magellan | Spheniscus magellanicus (Forster, 1781) |
Brazil, Argentina pesisir, Chile dan Kepulauan Falkland |
Ukuran: Habitat: Makanan: |
LC
|
| Penguin humboldt | Spheniscus humboldti Meyen, 1834 |
Pesisir Chile dan Peru |
Ukuran: Habitat: Makanan: |
VU
|
| Penguin galapagos | Spheniscus mendiculus Sundevall, 1871 |
Kepulauan Galápagos. |
Ukuran: Habitat: Makanan: |
EN
|
| Penguin afrika, penguin kedelai, atau penguin kaki-hitam | Spheniscus demersus (Linnaeus, 1758) |
24 pulau dan 3 lokasi daratan utama diantara Namibia dan Teluk Algoa, didekat Pelabuhan Elizabeth, Afrika Selatan. |
Ukuran: Habitat: Makanan: |
EN
|