Sosiologi ekonomi adalah cabang dari sosiologi yang mempelajari perilaku ekonomi dalam konteks sosial, termasuk hubungan timbal balik antara struktur sosial, nilai budaya, dan praktik ekonomi. Disiplin ini berupaya memahami bagaimana faktor-faktor sosial memengaruhi tindakan ekonomi dan bagaimana kegiatan ekonomi turut membentuk struktur sosial.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juli 2025) |
Sosiologi ekonomi adalah cabang dari sosiologi yang mempelajari perilaku ekonomi dalam konteks sosial, termasuk hubungan timbal balik antara struktur sosial, nilai budaya, dan praktik ekonomi. Disiplin ini berupaya memahami bagaimana faktor-faktor sosial memengaruhi tindakan ekonomi dan bagaimana kegiatan ekonomi turut membentuk struktur sosial.
Sosiologi ekonomi memiliki akar sejak karya-karya awal tokoh klasik seperti Karl Marx, Émile Durkheim, dan Max Weber. Marx menekankan pentingnya struktur kelas dan relasi produksi dalam kehidupan ekonomi. Weber menyoroti pengaruh nilai-nilai budaya dan etika Protestan dalam pembentukan kapitalisme modern, sementara Durkheim meneliti solidaritas sosial dan pembagian kerja.
Setelah sempat tenggelam di bawah dominasi ekonomi neoklasik, sosiologi ekonomi mengalami kebangkitan pada akhir abad ke-20 melalui karya para tokoh seperti Mark Granovetter yang memperkenalkan konsep embeddedness (keterbenaman sosial dalam ekonomi), dan Viviana Zelizer yang menunjukkan bagaimana nilai moral dan relasi sosial memengaruhi transaksi ekonomi.
Beberapa konsep penting dalam sosiologi ekonomi antara lain:
Sosiologi ekonomi menggunakan pendekatan:
| Nama | Kontribusi Utama |
|---|---|
| Karl Marx | Analisis kelas dan mode produksi |
| Max Weber | Etika Protestan dan kapitalisme; rasionalisasi ekonomi |
| Mark Granovetter | Teori keterbenaman sosial (embeddedness) |
| Viviana Zelizer | Sosiologi uang, moralitas transaksi |
| Pierre Bourdieu | Kapital ekonomi, sosial, dan simbolik dalam struktur sosial |
| Karl Polanyi | Kritik pasar bebas dan gagasan ekonomi tersemat dalam masyarakat |
Di Indonesia, kajian sosiologi ekonomi berkembang dalam ranah:
Lembaga dan kampus yang mengembangkan kajian ini antara lain Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, serta lembaga riset sosial-ekonomi.
| Aspek | Ekonomi Konvensional | Sosiologi Ekonomi |
|---|---|---|
| Fokus | Rasionalitas individu | Relasi sosial dan struktur masyarakat |
| Metode | Matematika, statistik | Etnografi, teori sosial, analisis relasi |
| Pandangan terhadap pasar | Alamiah dan efisien | Konstruksi sosial dan penuh relasi kekuasaan |
| Konsep aktor | Homo economicus | Aktor sosial dalam jaringan dan norma |