Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSociété Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée
Artikel Wikipedia

Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée

Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée (FCM) adalah sebuah perusahaan pembuatan kapal. Société des Forges et Chantiers de la Méditerranée didirikan pada tahun 1853 oleh Philip Taylor dan kemudian didirikan pada tahun 1856 di perusahaan saham gabungan yang baru didirikan Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée yang mendirikan Armand Béhic. Perusahaan ini pada akhirnya memiliki galangan kapal di La Seyne-sur-Mer, dekat Toulon, dan di Graville, sekarang bagian dari Le Havre. Setelah mengalami kebangkrutan pada tahun 1966, perusahaan tersebut diserap ke dalam Constructions industrielles de la Méditerranée.

Wikipedia article
Diperbarui 25 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée
Perusahaan pembuatan kapal PrancisTemplat:SHORTDESC:Perusahaan pembuatan kapal Prancis
Sebuah mesin yang dibuat oleh Société des Forges et Chantiers de la Méditerranée pada tahun 1862

Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée (FCM) adalah sebuah perusahaan pembuatan kapal. Société des Forges et Chantiers de la Méditerranée didirikan pada tahun 1853 oleh Philip Taylor dan kemudian didirikan pada tahun 1856 di perusahaan saham gabungan yang baru didirikan Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée yang mendirikan Armand Béhic. Perusahaan ini pada akhirnya memiliki galangan kapal di La Seyne-sur-Mer, dekat Toulon, dan di Graville, sekarang bagian dari Le Havre. Setelah mengalami kebangkrutan pada tahun 1966, perusahaan tersebut diserap ke dalam Constructions industrielles de la Méditerranée.

Perusahaan tersebut juga memproduksitank sebelum Perang Dunia II, terutama FCM 2C dan FCM 36.

Beberapa kapal yang dibangun

HNLMS Schorpioen pada tahun 2011
  • missing name (1865) — ironclad pertama yang mengelilingi Bumi
  • HNLMS Schorpioen (1868) Sebuah ironclad yang sekarang adalah sebuah kapal museum
  • Asar-i Tevfik (1868) — sebuah kapal perang ironclad Angkatan Laut Utsmaniyah yang dibangun pada tahun 1860an, satu-satunya anggota dikelasnya.
  • missing name (1874)
  • Kapal monitor Brasil Solimões (1875)
  • missing name (1879)
  • missing name (1879)
  • Kapal tempur ironclad Spanyol missing name (1888)
  • missing name (1889)
  • missing name (1889)
  • Kapal penjelajah Chili Presidente Errázuriz (1890)
  • Kapal penjelajah Chili <i id="mwPQ">Presidente Pinto</i> (1890) - hancur tahun 1905
  • missing name (1890)
  • missing name (1890)
  • missing name (1891)
  • Kapal meriam Haiti Alexandre-Pétion (1893)
  • missing name
  • missing name (1896) — sejak 1927, kapal barak Polandia missing name
  • missing name (1900)
  • Kapal pra-dreadnought Rusia missing name (1902)
  • missing name (1906)
  • Kapal rumah sakit Britania Raya missing name (1911)
  • Kapal dreadnought Prancis missing name (1912)
  • Kapal penumpang Prancis missing name (1913) — tenggelam dalam musibah Patria pada tahun 1940
  • Kapal tempur Prancis missing name (1914) — kemudian dikonversi menjadi sebuah kapal induk
  • Kapal penumpang Prancis missing name (1915)
  • Kapal selam Prancis missing name (1929)
  • missing name (1935)
  • Kapal pesiar Norwegia Sagafjord (1965) — kemudian milik Britania Raya, Saga Rose
  • Kapal tanker LPG Belanda/Antillen Belanda Antilla Bay, #1396, (1973)

Pranala luar

  • Media terkait Société Nouvelle des Forges et Chantiers de la Méditerranée di Wikimedia Commons
  • History of the shipyards of La Seyne during the 19th century (in French)
  • Julien Turgan (1868), "Forges et Chantier de la Méditerranée", Les grandes usines: études industrielles en France et à l'étranger, vol. 7
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • VIAF

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Beberapa kapal yang dibangun
  2. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026