Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Semong

Semong adalah istilah tradisional masyarakat di Pulau Simeulue, Aceh, untuk menyebut sebuah gelombang laut besar yang melanda setelah sebuah gempa bumi menghantam (Tsunami). Istilah ini berasal dari bahasa Simeulue, bahasa asli masyarakat Simeulue.

Wikipedia article
Diperbarui 26 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Smong (Nafi-Nafi). (Diskusikan)

Semong (bahasa Simeulue: Smongcode: smr is deprecated ) adalah istilah tradisional masyarakat di Pulau Simeulue, Aceh, untuk menyebut sebuah gelombang laut besar yang melanda setelah sebuah gempa bumi menghantam (Tsunami). Istilah ini berasal dari bahasa Simeulue, bahasa asli masyarakat Simeulue.

Kearifan lokal ini menjadi populer sebagai salah satu faktor di belakang minimnya jumlah korban di Simeulue pada saat gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004. Simeulue sendiri sudah pernah dilanda tsunami pada tahun 1907, dan istilah ini secara turun-temurun diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai sebuah peringatan.[1]

Syair

Masyarakat Simeulue memiliki syair tersendiri untuk memperingatkan datangnya smong, salah satunya:[2]

Enggel mon sao curito
Inang maso semonan
Manoknop sao fano
Uwi lah da sesewan
Unen ne alek linon
Fesang bakat ne mali
Manoknop sao hampong
Tibo-tibo mawi
Anga linon ne mali
Uwek suruik sahuli
Maheya mihawali
Fano me singa tenggi
Ede smong kahanne
Turiang da nenekta
Miredem teher ere
Pesan dan navi da

dengarlah sebuah cerita
pada zaman dahulu
tenggelam satu desa
begitulah mereka ceritakan
diawali oleh gempa
disusul ombak yang besar sekali
tenggelam seluruh negeri
tiba-tiba saja
jika gempanya kuat
disusul air yang surut
segeralah cari
tempat kalian yang lebih tinggi
itulah smong namanya
sejarah nenek moyang kita
ingatlah ini betul-betul
pesan dan nasihatnya

Referensi

  1. ↑ Widianto, Stanley (15 Oktober 2018). "Indonesia's Indigenous Languages Hold the Secrets of Surviving Disaster". Foreign Policy. Diakses tanggal 20 Oktober 2018.
  2. ↑ Karokaro, Ayat (20 Desember 2014). "Kearifan Lokal Selamatkan Warga Simeulue dari Amukan Tsunami". mongabay.co.id. Diakses tanggal 20 Oktober 2018.

Daftar pustaka

  • Suciani, A., Z.R. Islami, S. Zainal, Sofiyan, dan Bukhari (2018). ""Smong" as local wisdom for disaster risk reduction". IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 148 (1). doi:10.1088/1755-1315/148/1/012005. Diakses tanggal 20 Oktober 2018. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • McAdoo, Brian G., Lori Dengler, Gegar Prasetya, dan Vasily Titov (Juni 2006). "Smong: How an Oral History Saved Thousands on Indonesia's Simeulue Island during the December 2004 and March 2005 Tsunamis". Earthquake Spectra. 22 (S3). doi:10.1193/1.2204966. Diakses tanggal 20 Oktober 2008. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)[pranala nonaktif permanen]
  • Rahman, A., Aiko Sakurai, dan Khairul Munadi (Agustus 2018). "The analysis of the development of the Smong story on the 1907 and 2004 Indian Ocean tsunamis in strengthening the Simeulue island community's resilience". International Journal of Disaster Risk Reduction. 29. doi:10.1016/j.ijdrr.2017.07.015. Diakses tanggal 20 Oktober 2018. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Syair
  2. Referensi
  3. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Kalimantan Barat

provinsi di Pulau Kalimantan, Indonesia

Tradisi Smong

Semong (Bahasa Simeulue: Smong) adalah tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun sejak tsunami besar tahun 1907. Melalui nyanyian, cerita rakyat, hingga

Tsunami

Perpindahan badan air akibat perubahan tiba-tiba permukaan laut secara vertikal

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026