Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSkuadron Udara ke-65 (Angkatan Darat Kekaisaran Jepang)
Artikel Wikipedia

Skuadron Udara ke-65 (Angkatan Darat Kekaisaran Jepang)

Skuadron Udara ke-65 adalah salah satu grup udara dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang yang terlibat dalam Perang Dunia II.

dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang
Diperbarui 10 Desember 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Skuadron Udara ke-65 (第六五飛行戦隊code: ja is deprecated , Dai-roku-jū-go-hikō sentai) adalah salah satu grup udara dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang yang terlibat dalam Perang Dunia II.

Latar belakang

Skuadron ke-65 (Tsūshōgō / Kode Unit: 靖9104) awalnya adalah sebuah unit untuk pengeboman ringan yang dibentuk di Hoeryong pada tahun 1943 dan merupakan pecahan dari Skuadron Udara ke-9. Tetapi nantinya mereka menjadi unit serbu darat.

Masa dinas

Setahun setelah memenangkan Insiden Nomonhan, Skuadron ke-65 dikirim ke Manchuria untuk melawan front Tiongkok. Selama masa ini, mereka menunggangi pesawat pengebom ringan Tipe 99 bermesin ganda untuk menyerang kapal permukaan dan kapal selam.

Tahun 1945, Skuadron ke-65 dikirim ke Filipina, tepatnya ke Leyte, tetapi, mereka mengalami kekalahan berat dan terpaksa mundur. Mereka pun kembali ke Hokota, Ibaraki untuk beristirahat, lalu ke Haramachi, Fukushima untuk menggantikan pesawat yang rusak dan kru yang tewas.

Hayabusa

Karena adanya penundaan pengembangan Kawasaki Ki-102, unit ini akhirnya memilih Hayabusa sebagai tunggangan mereka. Walaupun spesifikasinya tidak sebagus Ki-102, pesawat ini justru meningkatkan moral mereka:

  • Karena hanya skuadron ini yang menggunakan Hayabusa, sehingga mereka merasa spesial.
  • Mereka juga menyukai kursi tunggal, sehingga mereka merasa lebih sigap saat hal yang tak diinginkan terjadi.

Lainnya

Para insinyur perawatan di Skuadron ke-65 berhasil mengembangkan sebuah perangkat penyebaran sekam untuk membantu para pilot menghindari tembakan anti pesawat yang dipandu radar. Sekam ini dilepaskan dengan menarik tali di kokpit dan sekam pun menyebar dengan bantuan angin. Mereka juga dapat memperbaiki tangki pendorong yang berukuran besar dan menambah lampu untuk membantu pilot saat terbang pada malam hari.

Walaupun bukan sebuah Skuadron Serbu Spesial, pemimpin skuadron ini awalnya dan seharusnya menjadi instruktur di area tersebut. Lambang dari skuadron ini adalah "Gunung Fuji" dan terletak di ekor pesawat.

Referensi

  • Hata, Ikuhiko; Yasuho Izawa; Christopher Shores (2012). Japanese Army Fighter Aces 1931-45. Mechanicsburg, PA: Stackpole Books. ISBN 978-0-8117-1076-3.

Pranala luar

  • Wendel, Marcus. "Axis History Factbook". Japanese Army (日本陸軍).

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Masa dinas
  3. Hayabusa
  4. Lainnya
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Angkatan Darat Kekaisaran Jepang

Angkatan Darat Kekaisaran Jepang (Kyūjitai: 大日本帝國陸軍, Shinjitai: 大日本帝国陸軍code: ja is deprecated , Romaji: Dai-Nippon Teikoku Rikugun) adalah angkatan darat

Pasukan Udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang

di darat dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Seperti Angkatan Darat Kekaisaran Jepang itu sendiri, Pasukan Udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang dikembangkan

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Angkatan Darat Militer Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026