Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sirilus dari Aleksandria

Sirilus atau Kirilos dari Aleksandria adalah seorang Kristen pada abad ke-4 yang menjabat sebagai uskup di Aleksandria, Mesir mulai tahun 412. Ketika ia ditahbiskan menjadi uskup, Cyrillus menggantikan pamannya yaitu, Theofilus. Ia memiliki pandangan bahwa Yesus Kristus bukan manusia yang didiami atau dipersatukan dengan Allah (Firman), melainkan Ia adalah Allah Firman yang telah menjadi manusia. Doktrin yang diperjuangkan oleh Cyrillus mengenai inkarnasi penjelmaan Allah. Uskup yang memerintah pada tahun 412 ini selain karena doktrin penjelmaan Allah, ia dikenal juga karena keterlibatannya dalam konflik dengan Nestorius, uskup Konstantinopel. Perdebatan sengit itu terjadi setelah Cyrillus mendengar ungkapan Nestorius yang menyangkal bahwa perawan Maria adalah theotokos atau biasa dikenal sebagai ibu yang melahirkan Allah. Selain itu, perbedaan lainnya juga terdapat pada inkarnasi Allah. Nestorius berpendapat bahwa Kristus adalah manusia yang dipersatukan dengan Firman, sedangkan Cyrillus menentang dengan mengatakan bahwa Kristus sendiri adalah Firman yang menjelma. Mendengar hal ini, Cyrillus segera melayangkan surat pertamanya kepada Nestorius yang memaksa agar Nestorius dapat menerima theotokos. Surat pertama gagal, dilanjutkan dengan surat kedua yang memerintah Nestorius agar ia mau menandatangani dua belas anathema. Namun, karena kedua surat ini ditolak oleh Nestorius, akhirnya ia dipecat oleh kaisar dalam Konsili Efesus pada tahun 431. Perjuangan Cyrillus akhirnya membuat ia dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan doktrin inkarnasi Allah. Pada tahun 444, akhirnya Cyrillus meninggal dan posisinya segera digantikan oleh keponakannya, yaitu Dioskorus. Sirilus dan para pengikutnya diduga merupakan pelaku pembunuhan Hypatia, jemaat fanatik dari gerejanya menyeret Hypatia dari dalam kereta, mengoyak pakainnya, dan mengulitinya.Hypatia merupakan ahli astronomi, matematika, dan fisika dari perpustakaan Alexandria, sebelumnya Sirilus juga menuduhnya sebagai penyihir

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sirilus dari Aleksandria
Santo Sirilus dari Alexandria
St. Sirilus I, Paus Alexandria ke-24
Tiang Iman; Uskup, Pengaku Iman dan Ahli Gerejawi
Lahir376
Meninggal444
Pesta18 Januari dan 9 Juni (Gereja Ortodoks Timur)
27 Juni (Gereja Koptik Alexandria) dan Gereja Katolik Roma- tetapi 9 Februari di Kalender Romawi 1883–1939 - dan Gereja Lutheran
PelindungAlexandria
Ini adalah pandangan Nestorius yang ditentang oleh Cyrillus

Sirilus atau Kirilos dari Aleksandria (bahasa Latin: Cyrillus Alexandrinuscode: la is deprecated ; bahasa Yunani: Κύριλλος Ἀλεξανδρείας, Kirillos Alexandreiascode: el is deprecated ) adalah seorang Kristen pada abad ke-4 yang menjabat sebagai uskup di Aleksandria, Mesir mulai tahun 412.[1] Ketika ia ditahbiskan menjadi uskup, Cyrillus menggantikan pamannya yaitu, Theofilus.[1] Ia memiliki pandangan bahwa Yesus Kristus bukan manusia yang didiami atau dipersatukan dengan Allah (Firman), melainkan Ia adalah Allah Firman yang telah menjadi manusia.[1] Doktrin yang diperjuangkan oleh Cyrillus mengenai inkarnasi penjelmaan Allah.[1] Uskup yang memerintah pada tahun 412 ini selain karena doktrin penjelmaan Allah, ia dikenal juga karena keterlibatannya dalam konflik dengan Nestorius, uskup Konstantinopel.[1][2] Perdebatan sengit itu terjadi setelah Cyrillus mendengar ungkapan Nestorius yang menyangkal bahwa perawan Maria adalah theotokos atau biasa dikenal sebagai ibu yang melahirkan Allah.[1] Selain itu, perbedaan lainnya juga terdapat pada inkarnasi Allah.[1] Nestorius berpendapat bahwa Kristus adalah manusia yang dipersatukan dengan Firman, sedangkan Cyrillus menentang dengan mengatakan bahwa Kristus sendiri adalah Firman yang menjelma.[1] Mendengar hal ini, Cyrillus segera melayangkan surat pertamanya kepada Nestorius yang memaksa agar Nestorius dapat menerima theotokos.[1] Surat pertama gagal, dilanjutkan dengan surat kedua yang memerintah Nestorius agar ia mau menandatangani dua belas anathema (kutukan terhadap pernyataan-pernyataan Nestorius yang dianggap sesat oleh Cyrillus).[1] Namun, karena kedua surat ini ditolak oleh Nestorius, akhirnya ia dipecat oleh kaisar dalam Konsili Efesus pada tahun 431.[1][2] Perjuangan Cyrillus akhirnya membuat ia dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan doktrin inkarnasi Allah.[1] Pada tahun 444, akhirnya Cyrillus meninggal dan posisinya segera digantikan oleh keponakannya, yaitu Dioskorus.[1] Sirilus dan para pengikutnya diduga merupakan pelaku pembunuhan Hypatia, jemaat fanatik dari gerejanya menyeret Hypatia dari dalam kereta, mengoyak pakainnya, dan mengulitinya[3].Hypatia merupakan ahli astronomi, matematika, dan fisika dari perpustakaan Alexandria, sebelumnya Sirilus juga menuduhnya sebagai penyihir[4]

Kanonisasi

Paus Leo XIII memaklumkan St Sirilus sebagai Pujangga Gereja pada tahun 1883.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tony Lane. 2006. Runtut Pijar: Sejarah Pemikiran Kristiani. Jakarta: BPK GM.Hlm.44-46.
  2. 1 2 Michael Collins&Matthew A. Price. 2006. The History of Christianity: Menelusuri Jejak Krstianitas. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.62, 100.
  3. ↑ 1934-1996,, Sagan, Carl,; Andya,, Primanda,. Kosmos (Edisi Cetakan pertama). Jakarta. ISBN 9786024242244. OCLC 988016679. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  4. ↑ "John of Nikiu: The Life of Hypatia". 2010-07-31. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-07-31. Diakses tanggal 2018-06-07.

Pustaka tambahan

  • Artemi, Eirini «The mystery of the incarnation into dialogues «de incarnatione Unigenitii» and «Quod unus sit Christus» of St. Cyril of Alexandria», Ecclesiastic Faros of Alexandria, ΟΕ (2004), 145-277.
  • Artemi, Eirini, St Cyril of Alexandria and his relations with the ruler Orestes and the philosopher HypatiaΟ, Ecclesiastic Faros of Alexandria, τ. ΟΗ (2007), 7-15.
  • Artemi, Eirini, The one entity of the Word Incarnate. α). Apollinarius' explanation, β)Cyril's explanation,Ecclesiastic Faros of Alexandria,, τ. ΟΔ (2003), 293 – 304.
  • Artemi, Eirini The historical inaccurancies of the film Agora about the murder of Hypatia, Orthodox Press, τεύχ. 1819(2010),7.
  • Artemi, Eirini, The use of the ancient Greek texts in Cyril's works, POREIA MARTYRIAS,(2010), 114-125
  • l
  • b
  • s
Daftar Paus Ortodoks Koptik Aleksandria
  • Markus I
  • Anianus
  • Avilius
  • Kedron
  • Primus
  • Justus
  • Eumenes
  • Markianos
  • Celadion
  • Agrippinus
  • Julian
  • Demetrius I
  • Heraclas
  • Dionisius
  • Maximus
  • Theonas
  • Petrus I
  • Achillas
  • Aleksander I
  • Athanasius I
  • Petrus II
  • Timotius I
  • Teofilus I
  • Kirilos I
  • Dioskorus I
  • Timotius II
  • Petrus III
  • Atanasius II
  • Yohanes I
  • Yohanes II
  • Dioskorus II
  • Timotius III
  • Teodosius I
  • Doroteos
  • Damianus
  • Anastasius
  • Andronicus
  • Benyamin I
  • Agatho
  • Yohanes III
  • Ishak
  • Simeon I
  • Aleksander II
  • Kosmas I
  • Teodosius II
  • Mikail I
  • Mina I
  • Yohanes IV
  • Markus II
  • Yakobus
  • Simeon II
  • Yusuf I
  • Mikail II
  • Kosmas II
  • Shenouda I
  • Mikail III
  • Gabriel I
  • Kosmas III
  • Makarios I
  • Teofilus II
  • Mina II
  • Abraham
  • Filoteos
  • Zakharia
  • Shenouda II
  • Kristodolos
  • Kirilos II
  • Mikail IV
  • Makarios II
  • Gabriel II
  • Mikail V
  • Yohanes V
  • Markus III
  • Yohanes VI
  • Kirilos III
  • Atanasius III
  • Yohanes VII
  • Gabriel III
  • Yohanes VII
  • Teodosius III
  • Yohanes VIII
  • Yohanes IX
  • Benyamin II
  • Petrus V
  • Markus IV
  • Yohanes X
  • Gabriel IV
  • Matius I
  • Gabriel V
  • Yohanes XI
  • Matius II
  • Gabriel VI
  • Mikail VI
  • Yohanes XII
  • Yohanes XIII
  • Gabriel VII
  • Yohanes XIV
  • Gabriel VIII
  • Markus V
  • Yohanes XV
  • Matius III
  • Markus VI
  • Matius IV
  • Yohanes XVI
  • Petrus VI
  • Yohanes XVII
  • Markus VII
  • Yohanes XVIII
  • Markus VIII
  • Petrus VII
  • Kirilos IV
  • Demetrius II
  • Kirilos V
  • Yohanes XIX
  • Makarios III
  • Yusuf II
  • Kirilos VI
  • Shenouda III
  • Theodoros II
  • l
  • b
  • s
Pujangga Gereja
  • St. Gregorius Agung
  • St. Ambrosius
  • St. Agustinus
  • St. Hieronimus
  • St. Yohanes Krisostomus
  • St. Basilius Agung
  • St. Gregorius Nazianzus
  • St. Athanasius dari Aleksandria
  • St. Thomas Aquinas
  • St. Bonaventura
  • St. Anselmus
  • St. Isidorus
  • St. Petrus Krisologus
  • St. Leo Agung
  • St. Petrus Damianus
  • St. Bernardus
  • St. Hilarius dari Poitiers
  • St. Alfonsus Liguori
  • St. Fransiskus dari Sales
  • St. Sirilus dari Aleksandria
  • St. Sirilus dari Yerusalem
  • St. Yohanes dari Damaskus
  • St. Beda
  • St. Efrem
  • St. Petrus Kanisius
  • St. Yohanes dari Salib
  • St. Robertus Bellarminus
  • St. Albertus Agung
  • St. Antonius dari Padua
  • St. Laurensius dari Brindisi
  • St. Teresa dari Ávila
  • St. Katarina dari Siena
  • St. Theresia dari Lisieux
  • St. Hildegardis dari Bingen
  • St. Yohanes dari Avila
  • St. Gregorius dari Narek
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
    • 4
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Chili
  • Yunani
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Finlandia
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
    • 2
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kanonisasi
  2. Referensi
  3. Pustaka tambahan

Artikel Terkait

Paus Teofilus dari Aleksandria

Theophilus adalah Paus Aleksandria dan Patriarkh Tahta Santo Markus ke-23. Ia menjadi Paus pada masa konflik antara umat Kristen yang baru menjadi dominan

Konsili Efesus

Konsili Ekumeni di Ephesus tahun 431 yang diadakan oleh Kaisar Theodosius II

Isidorus dari Pelusium

Isidore dikenal karena surat-surat buatannya, yang dituliskan kepada Sirilus dari Aleksandria, Teodosius II, dan tokoh lainnya. Coptic Encyclopedia entry for

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026