Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sifat-sifat logam, metaloid dan non logam

Semua unsur di alam ini dapat sebagai gas, zat cair, zat padat, atau plasma. Namun, secara periodik, unsur juga dapat digolongkan sebagai logam, metaloid, ataupun non logam. Kelompok unsur terbesar adalah kelompok unsur logam. Dari 94 unsur yang terdapat di alam, unsur logam merupakan unsur terbesar sebanyak 68 unsur logam. Kebanyakan unsur logam berbentuk padat dalam kondisi-kondisi normal, dengan beberapa pengecualian, seperti merkuri (Hg) dan galium (Ga).

Wikipedia article
Diperbarui 22 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Semua unsur di alam ini dapat sebagai gas, zat cair, zat padat, atau plasma. Namun, secara periodik, unsur juga dapat digolongkan sebagai logam, metaloid, ataupun non logam. Kelompok unsur terbesar adalah kelompok unsur logam. Dari 94 unsur yang terdapat di alam, unsur logam merupakan unsur terbesar sebanyak 68 unsur logam. Kebanyakan unsur logam berbentuk padat dalam kondisi-kondisi normal, dengan beberapa pengecualian, seperti merkuri (Hg) dan galium (Ga)[1].[2]

Sistem periodik unsur logam (jingga), metaloid (diagonal cokelat) dan non logam (biru).

Logam

Unsur logam merupakan unsur yang mempunyai sifat fisik berwujud padat, memiliki titik leleh yang tinggi, memiliki reflektivitas yang tinggi (mengkilap, lebih terlihat jelas setelah diasah), konduktor panas dan listrik yang baik, dapat ditempa, dan dapat dibuat paduan antar sesama logam[3].[4] Sementara sifat kimianya, merupakan unsur yang elektropositif, sebagian besar dapat membentuk senyawa basa dan senyawa ionik. Unsur logam mempunyai sifat karakteristik untuk logam tertentu, di antaranya Logam Hg, sesium (Cs), Ga berwujud cair pada suhu kamar; logam magnesium (Mg), timbal (Pb) dan seng (Zn) bersifat mudah patah dan rapuh; SH4 dan BeCl2 merupakan senyawa kovalen.[5]

Besi merupakan salah satu unsur logam.

Metaloid

Unsur metaloid atau semilogam merupakan unsur yang sifatnya cenderung mirip logam, tetapi juga memiliki sifat nonlogam. Secara reaksi, unsur ini cenderung berbagi elektron ketika bereaksi dengan zat lain dan mempunyai oksida amfoter.[6] Sifatnya yang juga lebih rapuh dari logam dan umumnya bersifat semikonduktor, kecuali arsen (As) dan antimon (Sb). Unsur yang dikelompokkan sebagai metaloid, yaitu boron (B), silikon (Si), germanium (Ge), As, Sb, telurium (Te), polonium (Po), dan astatin (At).[7]

Ge salah satu unsur metaloid.

Nonlogam

Unsur nonlogam merupakan unsur terbesar kedua setelah unsur logam. Nonlogam mempunyai ciri yang berlawan terhadap unsur logam, seperti umumnya berbentuk gas, cair dan padatan. Saat bereaksi cenderung mendapatkan atau berbagi elektron ketika bereaksi dengan zat lain. Ada sebanyak 17 unsur nonlogam, termasuk unsur hidrogen (H), karbon (C), sulfur (S), nitrogen (N), oksigen (O), dan klor (Cl). Sebagian besar unsur nonlogam adalah gas atau zat padat seperti C, fosfor (P), S, dan selenium (Se) dan hanya bromin yang berfase cair.[8]

Se unsur nonlogam berfase padat.

Referensi

  1. ↑ Hao, Dapeng; Ai, Tao; Goerner, Frank; Hu, Xuemei; Runge, Val M.; Tweedle, Michael (2012-11). "MRI contrast agents: Basic chemistry and safety". Journal of Magnetic Resonance Imaging (dalam bahasa Inggris). 36 (5): 1060–1071. doi:10.1002/jmri.23725.
  2. ↑ PubChem. "Periodic Table of Elements". pubchem.ncbi.nlm.nih.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-10-22.
  3. ↑ Dey, K.; Werner, H. (1977-09-13). "Basic metals IV. The synthesis of monocyclopentadienylcobalt complexes containing CoZn, CoCu, CoSn and CoHg bonds". Journal of Organometallic Chemistry (dalam bahasa Inggris). 137 (2): C28 – C30. doi:10.1016/S0022-328X(00)83535-4. ISSN 0022-328X.
  4. ↑ "Metals". www.mdpi.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-10-20.
  5. ↑ "International Journal of Refractory Metals and Hard Materials | ScienceDirect.com by Elsevier". www.sciencedirect.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-10-20.
  6. ↑ "Journal of Organometallic Chemistry | ScienceDirect.com by Elsevier". www.sciencedirect.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-10-20.
  7. ↑ A., Meller,; W., Maringgele,; H.G., Koehn, (1976). "Reactions of metal and metaloid compounds with polyfunctional molecules". Monatshefte fuer Chemie (dalam bahasa German). 107 (1). Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  8. ↑ PubChem. "Periodic Table of Elements". pubchem.ncbi.nlm.nih.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-10-20.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Logam
  2. Metaloid
  3. Nonlogam
  4. Referensi

Artikel Terkait

Logam miskin

kelompok unsur kimia

Logam alkali

golongan unsur kimia yang terdiri dari litium, natrium, kalium, rubidium, sesium, dan fransium

Logam alkali tanah

golongan unsur kimia yang terdiri dari berilium, magnesium, kalsium, stronsium, barium, dan radium

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026