Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiCapung
Artikel Wikipedia

Capung

Capung atau sibar-sibar adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Namanya dalam bahasa daerah adalah papatong (Sd.), kinjeng (Jw.), coblang (Jw.), kasasiur (bjn), tjapung, Sansibur (DykNgj) Bungkoloko (Siompu), Kedie .

infraordo serangga dengan tubuh memanjang dan dua pasang sayap
Diperbarui 6 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Capung

Capung
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Odonata
Subordo: Epiprocta
Infraordo: Anisoptera
Selys, 1854
Artikel takson sembarang

Capung atau sibar-sibar adalah kelompok serangga yang tergolong ke dalam bangsa Odonata. Kedua macam serangga ini jarang berada jauh-jauh dari air, tempat mereka bertelur dan menghabiskan masa pra-dewasa anak-anaknya. Namanya dalam bahasa daerah adalah papatong (Sd.) (berkaitan dengan pepatung (Mal.)), kinjeng (Jw.), coblang (Jw.), kasasiur (bjn), tjapung, Sansibur (DykNgj) Bungkoloko (Siompu), Kedie (Bahasa Sasak Lombok).

Capung (subordo Anisoptera) relatif mudah dibedakan dari capung jarum (subordo Zygoptera). Capung umumnya bertubuh relatif besar dan hinggap dengan sayap terbuka atau terbentang ke samping. Sedangkan capung jarum umumnya bertubuh kecil (meskipun ada beberapa jenis yang agak besar), memiliki abdomen yang kurus ramping mirip jarum, dan hinggap di jendela dengan sayap-sayap tertutup, tegak menyatu di atas punggungnya.

Habitat dan Kebiasaan

Nimfa capung

Capung dan capung jarum menyebar luas, di hutan-hutan, kebun, sawah, sungai dan danau, hingga ke pekarangan rumah dan lingkungan perkotaan. Ditemukan mulai dari tepi pantai hingga ketinggian lebih dari 3.000 mdpl. Beberapa jenisnya, umumnya jenis capung, merupakan penerbang yang kuat dan luas wilayah jelajahnya. Beberapa jenis yang lain memiliki habitat yang spesifik dan wilayah hidup yang sempit. Capung jarum biasanya terbang dengan lemah, dan jarang menjelajah jauh.

Siklus hidup capung, dari telur hingga mati setelah dewasa, bervariasi antara enam bulan hingga maksimal enam atau tujuh tahun. Capung meletakkan telurnya pada tetumbuhan yang berada di air. Ada jenis yang senang dengan air menggenang, tetapi ada pula jenis yang senang menaruh telurnya di air yang agak deras. Setelah menetas, tempayak (larva) capung hidup dan berkembang di dasar perairan, mengalami metamorfosis menjadi nimfa, dan akhirnya keluar dari air sebagai capung dewasa.

Sebagian besar siklus hidup capung dihabiskan dalam bentuk nimfa, di bawah permukaan air, dengan menggunakan insang internal untuk bernapas. Tempayak dan nimfa capung hidup sebagai hewan karnivora yang ganas. Nimfa capung yang berukuran besar bahkan dapat memburu dan memangsa berudu dan anak ikan. Setelah dewasa, capung hanya mampu hidup maksimal selama empat bulan.

Capung dan Manusia

Capung dewasa tidak pernah dianggap sebagai pengganggu atau hama. Capung dewasa juga sebagai bioindikator lingkungan sehat.

Galeri

  • Lestes praemorsus
    Lestes praemorsus
  • Calopteryx splendens
    Calopteryx splendens
  • Azuragrion nigridorsum
    Azuragrion nigridorsum
  • Agriocnemis pieris
    Agriocnemis pieris
  • Coenagrion mercuriale
    Coenagrion mercuriale
  • Calopteryx virgo
    Calopteryx virgo
  • Ischnura pruinescens
    Ischnura pruinescens
  • Vestalis gracilis
    Vestalis gracilis
  • Euphaea fraseri
    Euphaea fraseri
  • Onychogomphus forcipatus
    Onychogomphus forcipatus
  • Rhinocypha bisignata
    Rhinocypha bisignata
  • Pseudagrion sp.
    Pseudagrion sp.
  • Lestes virens vestalis
    Lestes virens vestalis
  • Tramea sp.
    Tramea sp.
  • Ceriagrion cerinorubellum
    Ceriagrion cerinorubellum
  • Sympetrum sanguineum
    Sympetrum sanguineum
  • Orthetrum cancellatum
    Orthetrum cancellatum
  • Ischnura elegans f. violacea
    Ischnura elegans f. violacea
  • Orthetrum luzonicum
    Orthetrum luzonicum
  • schnura elegans f. rufescens
    schnura elegans f. rufescens
  • Ceriagrion coromandelianum
    Ceriagrion coromandelianum
  • Enallagma cyathigerum
    Enallagma cyathigerum
  • Anax parthenope
    Anax parthenope
  • Trithemis arteriosa
    Trithemis arteriosa
  • Ischnura aurora 8781.jpg
    Ischnura aurora 8781.jpg
  • Coenagrion puella
    Coenagrion puella

Pranala luar

  • l
  • b
  • s
Insecta (Serangga)
  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Arthropoda
  • (tanpa tingkatan): Pancrustacea
  • Upafilum: Hexapoda
Hidup
Monocondylia
  • Archaeognatha (jumping bristletails)
D
i
c
o
n
d
y
l
i
a
Apterygota *
  • Thysanura (Zygentoma) (gegat, firebrats)
P
t
e
r
y
g
o
t
a
Palaeoptera
Ephemeropteroidea
  • Ephemeroptera (Lalat capung)
Odonatoptera
  • Odonata (capung)
N
e
o
p
t
e
r
a
Polyneoptera
  • Plecoptera (lalat batu)
  • Dermaptera (cocopet)
  • Embioptera (kutu jaring)
  • Phasmatodea (serangga tongkat)
  • Notoptera (ice-crawlers, gladiators)
  • Orthoptera (jangkrik, weta, belalang, belalang padi)
  • Zoraptera (kala bida)
Dictyoptera
  • Blattodea (kecoa, rayap)
  • Mantodea (belalang sentadu)
E
u
m
e
t
a
b
o
l
a
Paraneoptera *
  • Psocodea (barklice, kutu)
  • Thysanoptera (penggorok daun)
  • Hemiptera (kepik)
E
n
d
o
p
t
e
r
y
g
o
t
a
basal
  • Hymenoptera (tawon, lebah, semut)
Neuropteroidea
Coleopterida
  • Strepsiptera (lalat kipas)
  • Coleoptera (kumbang)
Neuropterida
  • Raphidioptera (lalat ular)
  • Megaloptera (alderflies, dobsonflies, fishflies)
  • Neuroptera (lalat jaring, undur-undur, lalat sentadu)
Panorpida
(Mecopterida)
Antliophora
  • Mecoptera (lalat kalajengking) + Siphonaptera (pinjal)
  • Diptera (nyamuk, lalat)
Amphiesmenoptera
  • Trichoptera (caddisflies)
  • Lepidoptera (kupu-kupu, ngengat)
  • Empat ordo dengan spesies terbanyak dicetak tebal
  • Kelompok parafiletik dicetak miring
  • Berdasarkan Sasaki et al. (2013)
Punah
  • Archodonata
  • Blattoptera
  • Caloneurodea
  • Campylopteridae
  • Carbotriplurida
  • Coxoplectoptera
  • Diaphanopterodea
  • Eoblattodea
  • Eocoronidae
  • Eudiaphanoptera
  • Erasipteridae
  • Gerarus
  • Geroptera
  • Glosselytrodea
  • Heraridea
  • Hypoperlida
  • Lapeyriidae
  • Meganisoptera ("griffinflies" atau "giant dragonflies", "capung raksasa")
  • Megasecoptera
  • Mendozachorista
  • Miomoptera
  • Monura
  • Palaeodictyoptera
  • Paoliida
  • Permoplecoptera
  • Protanisoptera
  • Protelytroptera
  • Protephemerida
  • Protodiptera
  • Protorthoptera
  • Protozygoptera
  • Pseudopulex
  • Rhyniognatha
  • Syntonoptera
  • Titanoptera
  • Triadophlebioptera
  • Familia dan genus incertae sedis yang punah dicetak miring
Wikispecies
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Anisoptera.
Pengidentifikasi takson
Anisoptera
  • Wikidata: Q80066
  • Wikispecies: Anisoptera
  • AFD: Anisoptera
  • BioLib: 1609
  • BugGuide: 191
  • CoL: 9WLT3
  • EoL: 2762968
  • Fauna Europaea: 11840
  • Fauna Europaea (new): 5f9c5721-70dd-45c4-a824-75f147769146
  • GBIF: 9747581
  • iNaturalist: 47927
  • ITIS: 101594
  • NBN: NBNSYS0100009406
  • NCBI: 6962
  • NZOR: b71483be-3d07-4244-b43f-8bcd8de50001
  • Paleobiology Database: 107094
  • WoRMS: 890522
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX
Ikon rintisan

Artikel bertopik serangga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Habitat dan Kebiasaan
  2. Capung dan Manusia
  3. Galeri
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Semut

Keluarga serangga

Gagak

genus burung

Segnosaurus

dipisahkan ke dalam tiga taksa dengan tingkat yang sama, kemungkinan pada tingkat infraordo di dalam Saurischia, salah satu dari dua divisi utama dinosaurus—yang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026