Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sfumato

Sfumato adalah istilah yang digunakan dan dipopulerkan Leonardo da Vinci untuk merujuk pada lukisannya yang melapiskan warna-warna yang berdekatan untuk menciptkan ilusi kedalaman, volume, dan bentuk. Sebagai hasil akhir, perpindahan warna tersebut tidak lagi terlihat jelas.

penggunaan warna-warna yang berdekatan untuk menciptakan ilusi kedalaman pada sebuah lukisan
Diperbarui 31 Maret 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sfumato
Lukisan Mona Lisa oleh Leonardo da Vinci memperlihatkan teknik sfumato yang sempurna, terutama pada bagian sekitar mata.

Sfumato adalah istilah yang digunakan dan dipopulerkan Leonardo da Vinci untuk merujuk pada lukisannya yang melapiskan warna-warna yang berdekatan untuk menciptkan ilusi kedalaman, volume, dan bentuk. Sebagai hasil akhir, perpindahan warna tersebut tidak lagi terlihat jelas.

Dalam bahasa Italia, sfumato berarti berasap, tetapi dibedakan dengan istilah fumo yang berarti asap. Leonardo sendiri mendeskripsikan sfumato sebagai "tanpa outline", dalam pengertian berkabut atau detail yang tidak dihasilkan oleh penggunaan garis secara disengaja.

Teknik lukis Sfumato yaitu teknik memberi warna pada sebuah lukisan yang menggunakan beberapa lapisan cat semi transparan untuk mencapai efek gradasi shading dan highlight yang sangat halus.

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Artikel Terkait

Metafisika

Cabang ilmu filsafat

Estetika

cabang filsafat yang membahas tentang hakikat seni, keindahan, dan rasa

Argumen teleologis

teman yang suka paradoks skeptis", di mana teman memberikan sebuah versi argumen ini dengan mengatakan para pendukungnya, mereka "melukis dengan warna paling

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026