Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSensitivitas (bahan peledak)
Artikel Wikipedia

Sensitivitas (bahan peledak)

Dalam teknik bahan peledak, sensitivitas mengacu pada sejauh mana suatu bahan peledak dapat dipicu oleh benturan, panas, atau gesekan. Metode standar penentuan sensitivitas mekanis yang saat ini digunakan berbeda berdasarkan persiapan sampel, susunan sampel, jenis instrumen, kriteria boleh/tidak berangkat, dan analisis statistik hasil.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dalam teknik bahan peledak, sensitivitas mengacu pada sejauh mana suatu bahan peledak dapat dipicu oleh benturan, panas, atau gesekan. Metode standar penentuan sensitivitas mekanis (benturan dan gesekan) yang saat ini digunakan berbeda berdasarkan persiapan sampel (biasanya digunakan massa atau volume konstan; tumpukan atau pelet yang ditekan), susunan sampel (sampel terkurung/tidak terkekang, dll), jenis instrumen, kriteria boleh/tidak berangkat, dan analisis statistik hasil.[1][2]

Sensitivitas, stabilitas dan brisance adalah tiga sifat bahan peledak yang paling signifikan yang memengaruhi penggunaan dan penerapannya. Semua senyawa yang mudah meledak mempunyai sejumlah energi yang diperlukan untuk memulai, serupa dengan energi penyalaan minimum campuran bahan bakar-udara. Jika bahan peledak terlalu sensitif, bahan peledak tersebut dapat meledak secara tidak sengaja. Bahan peledak yang lebih aman kurang sensitif dan tidak akan meledak jika terjatuh atau salah penanganan secara tidak sengaja. Namun, bahan peledak seperti itu lebih sulit untuk dilakukan dengan sengaja.

Lihat pula

  • Bahan peledak
  • TNT
  • ANFO
  • HMX
  • RDX
  • PETN
  • Bubuk aluminium
  • Amonium pikrat
  • Nitrogliserin
  • Dinamit
  • Hulu ledak
  • Detonator
  • Murang proksimitas
  • Ranjau darat
  • Ranjau laut
  • Termit
  • Mesiu
  • Bahan energetik
  • Granat tangan
  • Bom
  • Peledak biner
  • Peluru artileri
  • Amunisi berpandu presisi
  • Peluru penembus zirah
  • Hulu ledak anti-tank berdaya ledak tinggi, high-explosive anti-tank (HEAT)
  • Daftar bahan peledak yang digunakan selama Perang Dunia II
  • Tabel kecepatan ledakan bahan peledak

Referensi

  1. ↑ NAVSEA OP 5, Volume 1. U.S. Navy.
  2. ↑ Muravyev, Nikita V.; Meerov, Dmitry B.; Monogarov, Konstantin A.; Melnikov, Igor N.; Kosareva, Ekaterina K.; Fershtat, Leonid L.; Sheremetev, Aleksei B.; Dalinger, Igor L.; Fomenkov, Igor V.; Pivkina, Alla N. (October 2021). "Sensitivity of energetic materials: Evidence of thermodynamic factor on a large array of CHNOFCl compounds". Chemical Engineering Journal (dalam bahasa Inggris). 421: 129804. doi:10.1016/j.cej.2021.129804.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Detonator

disebut sebuah blasting cap atau tutup peledakan, adalah perangkat yang digunakan untuk memicu bahan peledak. Detonator dapat dimulai secara kimiawi

Metil nitrat

senyawa kimia

Nitrogliserin

senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026