Selendang Manteri adalah properti yang biasa digunakan dalam buasana Aesan Gandik seperangkatl yang telah digunakan oleh kalangan bangsawan atau puteri pejabat kerajaan dalam acara adat maupun pertunjukan tari di lingkungn istana. Selendang ini digunakan sebagai pelengkap busana resmi yang menjadi cerminan status sosial pemakainya. Namun, penggunaannya terbatas dan tidak diperbolehkan untuk digunakan untuk aktivitas di luar lingkup istana
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (September 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (September 2025) |
Artikel ini perlu ditulis ulang agar memenuhi standar Wikipedia. (Agustus 2025) |
Selendang Manteri adalah properti yang biasa digunakan dalam buasana Aesan Gandik seperangkatl yang telah digunakan oleh kalangan bangsawan atau puteri pejabat kerajaan dalam acara adat maupun pertunjukan tari di lingkungn istana. Selendang ini digunakan sebagai pelengkap busana resmi yang menjadi cerminan status sosial pemakainya. Namun, penggunaannya terbatas dan tidak diperbolehkan untuk digunakan untuk aktivitas di luar lingkup istana
Selendang manteri biasanya berbahan songket khas Palembang yang memiliki motif berkilau karena benang emasnya. Selendang ini akan dikenakan dengan cara diikatkan dipinggang para penari yang memberikan kesan anggun dan berwibawa dalam pertunjukan tari Gending Sriwijaya
Selendang Manteri awalnya memang digunakan para puteri pejabat kerjaan untuk menunjukkan status sosial. Namun sekarang, selendang manteri digunakan sebagai buasana tari khas palembang bersama busana Aesab Pak Sangko dan Aesan Gede