Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Keluarga tiri

Tiri secara singkat berarti bukan darah daging sendiri. Seseorang yang memiliki hubungan tiri dengan orang lain berarti bahwa orang tersebut tidak memiliki hubungan darah sama sekali, atau memiliki sebagian hubungan darah dari ayahnya atau ibunya tetapi tidak sebaliknya. Hubungan tiri dalam keluarga terbentuk karena salah satu atau masing-masing kedua pasangan yang menikah memiliki anak dari perkawinan mereka sebelumnya.

bukan berasal dari darah daging sendiri
Diperbarui 2 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tiri secara singkat berarti bukan darah daging sendiri.[1] Seseorang yang memiliki hubungan tiri dengan orang lain berarti bahwa orang tersebut tidak memiliki hubungan darah sama sekali, atau (khusus dalam kasus saudara/kakak/adik tiri) memiliki sebagian hubungan darah dari ayahnya atau ibunya tetapi tidak sebaliknya. Hubungan tiri dalam keluarga terbentuk karena salah satu atau masing-masing kedua pasangan yang menikah memiliki anak dari perkawinan mereka sebelumnya.

Istilah

Semua istilah anggota keluarga yang diberi tambahan "tiri" di belakangnya menandakan bahwa seseorang memiliki hubungan semenda dengan salah satu orang tua atau anggota keluarganya, tetapi sama sekali tidak berhubungan darah. Misalnya, ibu tiri, kakek tiri, dan nenek tiri yang memiliki hubungan kekeluargaan dengan seorang anak karena pernikahan ibu tiri dengan ayah kandungnya.

Khusus untuk saudara tiri (atau lebih jelasnya kakak tiri atau adik tiri). Saudara tiri tidak berhubungan darah sama sekali (dalam bahasa Inggris disebut step-siblings), berarti anak-anak yang tidak memiliki pertalian darah sama sekali, dan hanya memiliki hubungan keluarga karena ayah salah satu anak menikah dengan ibu anak lainnya. Anak bawaan ayah dan anak bawaan ibu tersebut menjadi saudara tiri tidak bertalian darah. Saudara tiri sering disalahartikan dengan saudara sepihak yang memiliki hubungan darah dengan salah satu orang tuanya (seayah saja atau seibu saja).

Anak tiri sama dengan anak angkat, yang sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengan kedua orang tua dan menjadi "anak" dengan proses hukum.

Karena kata tiri dianggap terdengar atau terlihat sedikit berkonotasi negatif, pada waktu berikutnya kata tiri diganti menjadi istilah sambung. Seperti ibu sambung, ayah sambung, kakak sambung, adik sambung.

Referensi

  1. ↑ "Arti kata Tiri". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  • l
  • b
  • s
Hubungan kekerabatan
Keluarga
Anggota
keluarga
Leluhur ke-3, dst.
  • Moyang
  • Buyut
  • Cilawagi
Leluhur ke-2
  • Kakek
  • Nenek
Leluhur ke-1
  • Orang tua
    • Ayah
    • Ibu
  • Paman
  • Bibi
  • Mertua
    • Ayah
    • Ibu
Generasi ego
  • Saudara
    • Kakak
    • Adik
  • Sepupu
  • Ipar
  • Suami
  • Istri
  • Besan
Keturunan ke-1
  • Anak
    • Laki-laki
    • Perempuan
  • Menantu
  • Keponakan
Keturunan ke-2, dst.
  • Cucu
  • Cicit/buyut
  • Piut/canggah
  • Anggas
Status anak
  • Sulung
  • Bungsu
  • Tunggal
  • Kembar
  • Yatim piatu
  • Kandung
  • Sepihak
  • Tiri
  • Angkat
  • Asuh
Status individu
  • Pria dan Wanita
  • Putra dan Putri
  • Jaka dan Gadis
  • Lajang dan Berkeluarga
  • Bujangan dan Perawan
  • Menikah/kawin
  • Duda dan Janda
  • Trah
  • Silsilah
  • Genealogi
  • Moietas
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
    • 2
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Istilah
  2. Referensi

Artikel Terkait

Daging

jaringan lunak hewan yang dijadikan pangan

Sangsang

olahan daging babi tradisional masyarakat Batak

Lawar

variasi makanan khas Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026