Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Oksigen terlarut

Oksigen terlarut (dissolved oxygen, disingkat DO) atau sering juga disebut dengan kebutuhan oksigen (Oxygen demand) merupakan salah satu parameter penting dalam analisis kualitas air. Nilai DO yang biasanya diukur dalam bentuk konsentrasi ini menunjukan jumlah oksigen (O2) yang tersedia dalam suatu badan air. Semakin besar nilai DO pada air, mengindikasikan air tersebut memiliki kualitas yang bagus. Sebaliknya jika nilai DO rendah, dapat diketahui bahwa air tersebut telah tercemar. Pengukuran DO juga bertujuan melihat sejauh mana badan air mampu menampung biota air seperti ikan dan mikroorganisme. Selain itu kemampuan air untuk membersihkan pencemaran juga ditentukan oleh banyaknya oksigen dalam air. Oleh sebab pengukuran parameter ini sangat dianjurkan di samping paramter lain seperti kob dan kod.)

parameter penting dalam analisis kualitas air
Diperbarui 13 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Oksigen terlarut" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR

Oksigen terlarut (dissolved oxygen, disingkat DO) atau sering juga disebut dengan kebutuhan oksigen (Oxygen demand) merupakan salah satu parameter penting dalam analisis kualitas air. Nilai DO[1] yang biasanya diukur dalam bentuk konsentrasi ini menunjukan jumlah oksigen (O2) yang tersedia dalam suatu badan air. Semakin besar nilai DO pada air, mengindikasikan air tersebut memiliki kualitas yang bagus. Sebaliknya jika nilai DO rendah, dapat diketahui bahwa air tersebut telah tercemar. Pengukuran DO juga bertujuan melihat sejauh mana badan air mampu menampung biota air seperti ikan dan mikroorganisme. Selain itu kemampuan air untuk membersihkan pencemaran juga ditentukan oleh banyaknya oksigen dalam air. Oleh sebab pengukuran parameter ini sangat dianjurkan di samping paramter lain seperti kob dan kod.)

Mekanisme

Di dalam air, oksigen memainkan peranan dalam menguraikan komponen-komponen kimia menjadi komponen yang lebih sederhana. Oksigen memiliki kemampuan untuk beroksida dengan zat pencemar seperti komponen organik sehingga zat pencemar tersebut tidak membahayakan. Oksigen juga diperlukan oleh mikroorganisme, baik yang bersifat aerob serta anaerob, dalam proses metabolisme. Dengan adanya oksigen dalam air, mikroorganisme semakin giat dalam menguraikan kandungan dalam air. Reaksi yang terjadi dalam penguraian tersebut adalah:

K o m p o n e n   O r g a n i k   +   O 2   +   n u t r i e n → m i k r o o r g a n i s m e C O 2   +   H 2 O   +   S e l l   b a r u   +   n u t r i e n   +   e n e r g i {\displaystyle Komponen\ Organik\ +\ O_{2}\ +\ nutrien{\xrightarrow {mikroorganisme}}CO_{2}\ +\ H_{2}O\ +\ Sell\ baru\ +\ nutrien\ +\ energi} {\displaystyle Komponen\ Organik\ +\ O_{2}\ +\ nutrien\xrightarrow {mikroorganisme} CO_{2}\ +\ H_{2}O\ +\ Sell\ baru\ +\ nutrien\ +\ energi}

Jika reaksi penguraian komponen kimia dalam air terus berlaku, maka kadar oksigen pun akan menurun. Pada klimaksnya, oksigen yang tersedia tidak cukup untuk menguraikan komponen kimia tersebut. Keadaan yang demikian merupakan pencemaran berat pada air.

Analisis dan Pengukuran

Untuk mengukur kadar DO dalam air, ada 2 metode yang sering dilakukan:

  • Metode titrasi
  • Metode elektrokimia atau lebih dikenal pengukran dengan DO-meter

Referensi

  1. ↑ McCreary, Jeremy (October 30, 2004). "DO meter and measurement". DO meter and measurement. Diakses tanggal 2006-11-07.



Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Mekanisme
  2. Analisis dan Pengukuran
  3. Referensi

Artikel Terkait

Koliform fekal

Klebsiella, Citrobacter). Bakteri koliform termasuk salah satu dari 7 parameter air limbah. Uji laboratorium dimaksudkan untuk menemukan adanya kontaminasi

Titrasi asam–basa

metode analisis kuantitatif kimia

Pencemaran

paparan sampah dan bahan-bahan pencemar yang merugikan alam

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026