Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Diskursus

Diskursus atau wacana adalah suatu bentuk komunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Dalam ilmu filsafat, diskursus merupakan suatu konsep yang dikembangkan oleh Michel Foucault dalam karya-karyanya. Bagi Foucault, diskursus adalah sebuah sistem berpikir, ide-ide, pemikiran, dan gambaran yang kemudian membangun konsep suatu kultur atau budaya. Diskursus dibangun oleh asumsi-asumsi yang umum yang kemudian menjadi ciri khas dalam pembicaraan baik oleh suatu kelompok tertentu maupun dalam suatu periode sejarah tertentu. Foucault dalam karyanya mengenai kegilaan menyingkapkan adanya perubahan diskursus mengenai kegilaan pada abad pertengahan dengan abad ke-20. Dengan mempelajari arsip dan dokumen sejarah pada abad pertengahan, ia menyimpulkan bahwa pada masa itu orang gila tidak dianggap berbahaya tetapi dianggap memiliki kebijaksanaan batiniah sedangkan pada abad ke-20 orang gila diperlakukan sebagai orang sakit yang membutuhkan perawatan agar dapat pulih.

Wikipedia article
Diperbarui 1 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Diskursus (berasal dari bahasa Latin, discursus, yang secara harfiah berarti "berlari bolak-balik") atau wacana adalah suatu bentuk komunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Dalam ilmu filsafat, diskursus merupakan suatu konsep yang dikembangkan oleh Michel Foucault dalam karya-karyanya. Bagi Foucault, diskursus adalah sebuah sistem berpikir, ide-ide, pemikiran, dan gambaran yang kemudian membangun konsep suatu kultur atau budaya. Diskursus dibangun oleh asumsi-asumsi yang umum yang kemudian menjadi ciri khas dalam pembicaraan baik oleh suatu kelompok tertentu maupun dalam suatu periode sejarah tertentu. Foucault dalam karyanya mengenai kegilaan menyingkapkan adanya perubahan diskursus mengenai kegilaan pada abad pertengahan dengan abad ke-20. Dengan mempelajari arsip dan dokumen sejarah pada abad pertengahan, ia menyimpulkan bahwa pada masa itu orang gila tidak dianggap berbahaya tetapi dianggap memiliki kebijaksanaan batiniah sedangkan pada abad ke-20 orang gila diperlakukan sebagai orang sakit yang membutuhkan perawatan agar dapat pulih.[1]

Rujukan

  1. ↑ (Inggris) Abercrombie, Nicholas (1994). The Penguin Dictionary of Sociology. Penguin Books. ISBN 0-14-051292-6.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Lain-lain
  • Ensiklopedia Ukraina Modern


Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan

Artikel Terkait

Suttanipāta

sebagaimana dilestarikan oleh Buddhisme Theravāda. Suttanipāta berisi kumpulan diskursus yang disampaikan oleh Sang Buddha. Kitab ini adalah bagian dari korpus

Suttapiṭaka

Bagian kedua dari tiga bagian utama Tripitaka Pali milik Buddhisme Therawada

Injil Yohanes

memberitakan kepada para pendengarnya mengenai Allah Bapa melalui diskursus-diskursus panjang, menawarkan hidup kekal kepada semua yang akan percaya, dan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026