Crucifijo de Benvenuto Cellini, atau secara harfiah berarti salib karya Benvenuto Cellini, adalah sebuah representasi patung Yesus yang disalibkan yang dibuat oleh Benvenuto Cellini dari marmer Carrara putih antara tahun 1559 dan 1562. Saat ini, patung tersebut dipamerkan di Basilika El Escorial, pada sebuah salib marmer hitam yang ditempatkan di atas salib kayu. Dalam sebuah keputusan berani pada zamannya, Cellini menggambarkan figur tersebut dalam keadaan telanjang bulat, tanpa kain penutup kemaluan (perizonium). Namun, karena alasan kesopanan agama, biasanya patung ini dipamerkan dengan alat kelamin tertutup.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2025) |




Crucifijo de Benvenuto Cellini, atau secara harfiah berarti salib karya Benvenuto Cellini, adalah sebuah representasi patung Yesus yang disalibkan yang dibuat oleh Benvenuto Cellini dari marmer Carrara putih antara tahun 1559 dan 1562. Saat ini, patung tersebut dipamerkan di Basilika El Escorial, pada sebuah salib marmer hitam yang ditempatkan di atas salib kayu. Dalam sebuah keputusan berani pada zamannya, Cellini menggambarkan figur tersebut dalam keadaan telanjang bulat, tanpa kain penutup kemaluan (perizonium). Namun, karena alasan kesopanan agama, biasanya patung ini dipamerkan dengan alat kelamin tertutup.[1]
Patung ini memiliki tinggi 184 sentimeter dan lebar 186 sentimeter. Pada bagian kakinya terdapat inskripsi berikut:
BENUEN
UTUS.CEL
LINUS.CIU
IS.FLORE
NT.FACIER
AT.MDLXII
Kepalanya sedikit miring ke kanan dan tidak mengenakan mahkota duri. Anatomi tubuhnya dikerjakan dengan realistis.
Penggambaran Yesus dalam keadaan telanjang sangat jarang ditemui, tetapi ada beberapa contoh terkenal seperti karya Michelangelo (Krusifiks Santo Spirito) dan beberapa lainnya yang juga menjadi objek sensor kesopanan, seperti Pengadilan Terakhir (Kapel Sistina)|fresco Pengadilan Terakhir di Kapel Sistina dan patung yang dikenal sebagai Kristus dari Minerva.
Cellini memutuskan untuk membuat karya ini sebagai pemenuhan sebuah janji yang terinspirasi oleh mimpi yang dia alami pada tahun 1539, saat dia dipenjara di Castel Sant'Angelo atas perintah Paus Paulus III. Menurut catatan sang seniman dalam memoarnya, dalam mimpi itu dia memiliki visi berikut:
{{citenews |url=http://www.cervantesvirtual.com/servlet/SirveObras/45701732101436328765679/207214_0004.pdf |title=Benvenuto Cellini dan Krusifiks dari El Escorial|author=Cervantes Virtual-La Ilustración Española y Americana|accessdate=23 Mei 2009}}</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwMw"/>Aku merasa seolah-olah matahari ini tanpa sinarnya, bagaikan pemandian emas murni yang meleleh. Ketika aku sedang merenungkan hal yang sangat besar ini, aku melihat matahari tersebut mulai membesar dan muncul sosok Yesus di salib dari zat yang sama dengan matahari tersebut. Dan keindahan serta kebaikan yang terpancar darinya sangatlah besar, tak bisa dibayangkan oleh akal manusia sedetik pun.[2]
Dua puluh tahun kemudian, sang pematung memutuskan untuk memenuhi janjinya, dengan niat agar patung tersebut ditempatkan di makamnya. Namun, atas permintaan Duke Cosimo I de' Medici, yang melihat patung tersebut di bengkel kerjanya dan memintanya untuk menjualnya, patung ini menjadi bagian dari koleksi Istana Pitti.
Pada tahun 1576, salib tersebut dihadiahkan oleh Grand Duke Tuscany, Francesco I de' Medici, kepada Raja Felipe II dari Spanyol, dan dikirimkan secara khusus dari Florence untuk ditempatkan di gereja San Lorenzo di El Escorial.[3] Seorang biarawan Jeronimus dari biara tersebut, Fray Antonio de Villacastín, menggambarkannya sebagai berikut:
Setelah restorasi pada tahun 1994, patung Yesus tersebut ditempatkan di Kapel Para Doktor, di bagian kiri kaki Basilika, dan tetap ditutupi dengan kain.[6]