Sekolah Menengah Atas Negeri 45 Jakarta adalah Sekolah Menengah Atas Negeri yang berada di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| SMA Negeri 45 Jakarta | |
|---|---|
| Informasi | |
| Akreditasi | Akreditasi A untuk tahun 2009-2014 |
| Kepala Sekolah | Drs. Zulhamshah, S.Pd., M.Si |
| Jumlah kelas | 8 kelas setiap tingkat (4 kelas X IPA & 4 kelas X IPS, 4 kelas XI IPA & 4 kelas XII IPA, 4 kelas XI IPS & 4 kelas XII IPS) |
| Jurusan atau peminatan | IPA dan IPS |
| Rentang kelas | X IPA, X IPS, XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS |
| Kurikulum | Kurikulum 2013 |
| Jumlah siswa | 864 siswa (36 siswa per kelas) |
| NEM terendah | 7.388 (2012) |
| NEM tertinggi | 9.038 (2012) |
| Nilai masuk rata-rata | 7.879 (2012) |
| Alamat | |
| Lokasi | Jl. Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Indonesia |
| Tel./Faks. | (021)4527345 |
| Situs web | sman45-jkt.sch.id |
| Moto | |
| SMA Negeri 45 Jakarta terpilih menjadi juara 1 dalam lomba Sekolah Sehat Se-Jakarta Utara pada tahun 2011. | |
Sekolah Menengah Atas Negeri 45 Jakarta adalah Sekolah Menengah Atas Negeri yang berada di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pada tahun 1977 gedung SMA Negeri 45 Jakarta mulai digunakan sebagai tempat dengan status kelas jauh SMA Negeri 13 Jakarta, Kepala Sekolahnya pun merangkap yaitu Drs. Ilham. Awal dari berdirinya SMA Negeri 45 Jakarta dimulai dengan diperoleh nya tanah seluas 7315 m2 dari Pemda DKI Jakarta pada tahun 1975, kemudian pada tahun 1976 tanah tersebut dibangun secara bertahap mulai dari 4 ruang belajar, 1 ruang Kepala Sekolah, 1 ruang Tata Usaha, 1 ruang gudang, 1 ruang Toilet, 1 rumah penjaga sekolah.
Satu tahun kemudian yaitu pada tahun 1978, sekolah dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah, yaitu Drs. Tarigan dan ruang belajar ditambah 5 ruangan. Selanjutnya pada tahun 1979 status kelas jauh berubah menjadi filial SMA Negeri 13 Jakarta dengan kepala sekolah, Drs. Mora Tigor. Ruangan belajar bertambah 2 ruangan, setelah berjalan kurang lebih 1,5 tahun filial SMA Negeri 13 Jakarta berubah menjadi SMA Negeri 45 Jakarta, dengan pimpinan tetap Drs. Mora Tigor, tepatnya diresmikan pada bulan Mei 1980.
Pada masa kepemimpinan Drs. Mora Tigor ruangan bertambah 10 ruangan dan keadaan sekolah digambarkan sebagai berikut:
Pada tahun 1982 Drs. I Made Ranten menggantikan Drs. Morga Tigor dan ruangan bertambah 5 ruangan serta 1 rumah pesuruh, keadaan sekolah tetap berjalan.
Drs.Madjid Hasan pada tahun 1984 menggantikan Drs. I Made Ranten sebagai Kepala Sekolah pun mulai berkembang diantaranya:
D an Drs.Wasis Ekiyono, pada masa ini:
Pada tahun 1997 sampai Mei 2002 pimpinan sekolah diganti oleh Drs. Sirun Pudjiwinoto, dengan kondisi sekolah sebagai berikut: Pembangunan SMA Negeri 45 Jakarta selesai.