SMA Negeri 26 adalah SMA Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (SKM) yang berlokasi di Tebet Barat, dan berstatus sebagai SMA unggulan di Kotamadya Jakarta Selatan (2009), termasuk dalam 10 besar peraih nilai ujian nasional (IPA/IPS) tingkat provinsi DKI Jakarta tahun 2009.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| SMA Negeri 26 Jakarta | |
|---|---|
| Informasi | |
| Didirikan | 22 September 1968 |
| Jenis | Negeri |
| Akreditasi | A+ (2018) |
| Kepala Sekolah | Drs. Dudung Abdul Kodir, M.Si |
| Jumlah kelas | 6 kelas setiap tingkat |
| Jurusan atau peminatan | IPA dan IPS |
| Rentang kelas | X – XII |
| Kurikulum | Kurikulum 2013 Revisi |
| Jumlah siswa | 648 orang (36 Orang setiap kelas) |
| Status | Sekolah Kategori Mandiri |
| NEM terendah | 9,00 (IPA), 8,62 (IPS) [2014] |
| NEM tertinggi | 9,41 (IPA), 9,68 (IPS) [2014] |
| Nilai masuk rata-rata | 9,15 (IPA) 8,88 (IPS) [2014] |
| Alamat | |
| Lokasi | Jalan Tebet Barat IV Jakarta Selatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia |
| Tel./Faks. | 021-8294645 |
| Situs web | http://sman26jak.sch.id |
| Moto | |
SMA Negeri 26 adalah SMA Rintisan Sekolah Kategori Mandiri (SKM) yang berlokasi di Tebet Barat, dan berstatus sebagai SMA unggulan di Kotamadya Jakarta Selatan (2009), termasuk dalam 10 besar peraih nilai ujian nasional (IPA/IPS) tingkat provinsi DKI Jakarta tahun 2009.
SMA Negeri 26 dahulu masih sebagai SMA Filial 11 yang berlokasi di kompleks Bank Indonesia Pancoran Jakarta Selatan (Yasporbi) dipimpin oleh Kepala Sekolah Bapak Daud Suwarman.
Pada tanggal 22 September 1968 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dengan Nomor: 346/wkk/3/1968 yang menetapkan penegerian bagi SMA Filial 11 dengan mengubah namanya menjadi SMA Negeri 26.
Tahun 1973 SMA Negeri 26 sudah menempati gedung baru di Jalan Tebet Barat IV Jakarta Selatan (lokasi sekarang) yang diresmikan oleh Bapak Said Sadikin (adik dari Bapak Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta pada saat itu) Pada tahun 2002 SMA Negeri 26 direnovasi total sehingga kegiatan belajar mengajar dipindahkan di SD Tebet Timur. Pada Februari 2004 siswa-siswi SMAN 26 sudah menempati gedung baru (gedung sekarang) yang peresmiannya dilakukan oleh Bapak Sutiyoso (Gubernur DKI Jakarta). SMA Negeri 26 jakarta juga memiliki PK(Perwakilan Kelas) dan OSIS yang baik dalam ber-organisasi.
Kurikulum yang digunakan dalam proses belajar-mengajar di SMA 26 ialah Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 mulai diterapkan di SMAN 26 sejak tahun ajaran 2013/2014 untuk Kelas X. SMAN 26 Jakarta merupakan 10 besar (Program IPA dan IPS) sekolah peraih ujian nasional tingkat provinsi DKI Jakarta pada tahun 2009.