Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rotor tandem

Tandem rotor helikopter adalah helikopter dengan dua buah rotor horisontal besar dipasang satu di depan yang lain. Konfigurasi ini terutama digunakan untuk helikopter kargo besar.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Februari 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rotor tandem
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. Bantu kami untuk mengembangkannya dengan memberikan pranala ke artikel lain secukupnya. (Februari 2023)
CH-46 Sea Knight dengan rotor tandem

Tandem rotor helikopter adalah helikopter dengan dua buah rotor horisontal besar dipasang satu di depan yang lain. Konfigurasi ini terutama digunakan untuk helikopter kargo besar.

Keuntungan dari sistem tandem-rotor adalah berbagai pusat gravitasi yang lebih besar dan stabilitas longitudinal yang baik. Kekurangan dari sistem tandem-rotor adalah transmisi yang kompleks, dan membutuhan untuk dua rotor yang besar.

Kedua rotor dihubungkan oleh sebuah transmisi yang menjamin rotor akan disinkronkan dan tidak saling bersentuhan, bahkan selama kegagalan mesin.

Desain rotor tandem mencapai yaw dengan menerapkan siklik kiri dan kanan yang berlawanan ke setiap rotor, secara efektif menarik kedua ujung helikopter ke arah yang berlawanan. Untuk mencapai pitch, kolektif berlawanan diterapkan pada setiap rotor; mengurangi daya angkat yang dihasilkan di satu ujung, sambil meningkatkan daya angkat di ujung yang berlawanan, secara efektif memiringkan helikopter ke depan atau ke belakang.

Tandem rotor helikopter biasanya memerlukan energi lebih sedikit untuk hover dan mencapai penerbangan kecepatan rendah dibandingkan dengan helikopter rotor tunggal. Kedua konfigurasi biasanya membutuhkan kekuatan yang sama untuk mencapai penerbangan kecepatan tinggi.

Daftar helikopter dengan rotor tandem

  • HRP Rescuer (1945)
  • Piasecki PV-14 (1948)
  • HERC Jov-3 (1948)
  • Piasecki H-21 (1949)
  • McCulloch MC-4 (1951)
  • Piasecki H-25/HUP Retriever (1952)
  • Yakovlev Yak-24 (1952)
  • Bristol Belvedere (1952)
  • Piasecki H-16 (1953)
  • Piasecki H-21 (1953)
  • Bell HSL (1953)
  • Boeing Vertol 107-II (1958)
  • CH-46 Sea Knight (1960)
  • CH-47 Chinook (1961)
  • Jovair Sedan 4A (1963)
  • Fliper Beta 200 (1966)
  • Fliper Beta 400 (1967)
  • Boeing Vertol XCH-62 (1970s - not completed)
  • Boeing Model 234 (1981)
  • Boeing Model 360 (1987)

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik pesawat terbang dan penerbangan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Daftar helikopter dengan rotor tandem
  2. Referensi

Artikel Terkait

Rotor transverse (melintang)

rotor ekor untuk menetralisir saat memutar yang dihasilkan oleh rotor tunggal yang besar. Helikopter rotor tandem, menggunakan counter-rotating rotor

Boeing CH-47 Chinook

Helikopter angkut berat, rotor tandem, dan bermesin ganda

Yakovlev Yak-24

melaporkan nama Horse) adalah sebuah helikopter transportasi mesin kembar, tandem rotor yang dikembangkan di Uni Soviet. Prototipe pertama terbang pada tanggal

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026