Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiGalago kerdil rondo
Artikel Wikipedia

Galago kerdil rondo

Galago kerdil rondo atau bayi semak Rondo adalah sebuah spesies primata dalam keluarga Galagidae. Galago kerdil adalah anggota terkecil dari genus Galagoides. Hewan tersebut memiliki berat kurang dari 100 gram, membuatnya menjadi galago terkecil yang diketahui. Hewan tersebut adalah endemik di Tanzania dimana habitat alaminya adalah hutan kering tropis atau subtropis. Hewan tersebut hidup di sebuah kawasan yang dikabarkan pada 2012 kurang dari 100 kilometer persegi dan terancam kehilangan habitat karena penebangan. Saat ditemukan pada 1950an, galago kerdil Rondo memiliki data yang kurang sampai 1996. Pada 1996, bayi semak Rondo secara penuh dideskripsikan sebagai sebuah spesies. Hewan tersebut sekarang menjadi salah satu dari "25 Primata Paling Terancam Punah di Dunia." Pada 2010, hewan tersebut juga ditambahkan pada daftar mamalia terancam punah dan memiliki genetik yang berbeda oleh Zoological Society of London.

jenis primata
Diperbarui 11 Januari 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Galago kerdil rondo

Galago kerdil rondo[1]
Status konservasi

Terancam  (IUCN 3.1)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Strepsirrhini
Famili: Galagidae
Genus: Paragalago
Spesies:
P. rondoensis
Nama binomial
Paragalago rondoensis
Honess, 1997
Sebaran spesies
Sinonim

Galago rondoensis Honess in Kingdon, 1997

Galago kerdil rondo (Paragalago rondoensis) atau bayi semak Rondo [3] adalah sebuah spesies primata dalam keluarga Galagidae. Galago kerdil adalah anggota terkecil dari genus Galagoides.[4] Hewan tersebut memiliki berat kurang dari 100 gram, membuatnya menjadi galago terkecil yang diketahui.[5] Hewan tersebut adalah endemik di Tanzania dimana habitat alaminya adalah hutan kering tropis atau subtropis. Hewan tersebut hidup di sebuah kawasan yang dikabarkan pada 2012 kurang dari 100 kilometer persegi[5] dan terancam kehilangan habitat karena penebangan.[3] Saat ditemukan pada 1950an, galago kerdil Rondo memiliki data yang kurang sampai 1996. Pada 1996, bayi semak Rondo secara penuh dideskripsikan sebagai sebuah spesies.[3] Hewan tersebut sekarang menjadi salah satu dari "25 Primata Paling Terancam Punah di Dunia."[6] Pada 2010, hewan tersebut juga ditambahkan pada daftar mamalia terancam punah dan memiliki genetik yang berbeda oleh Zoological Society of London.[7]

Referensi

  1. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 118. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. ↑ Perkin, A. (2020). "Paragalago rondoensis". 2020: e.T40652A17962115. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-2.RLTS.T40652A17962115.en. ;
  3. 1 2 3
  4. ↑ Wild, Gabby, and Justine Gwegime. "Rondo Dwarf Galago." EDGE of Existence. The Zoological Society of London, n.d. Web. 03 Nov. 2015.
  5. 1 2 Taylor, Anna-Louise (25 January 2012) Strange endangered primates you may have never heard of - Rondo dwarf galago (Galago rondoensis) Diarsipkan 2013-05-15 di Wayback Machine. BBC News Nature features, Retrieved 13 September 2012
  6. ↑ Mittermeier, R.A.; Wallis, J.; Rylands, A.B.; Ganzhorn, J.U.; Oates, J.F.; Williamson, E.A.; Palacios, E.; Heymann, E.W.; Kierulff, M.C.M.; Long Yongcheng; Supriatna, J.; Roos, C.; Walker, S.; Cortés-Ortiz, L.; Schwitzer, C., ed. (2009). "Primates in Peril: The World's 25 Most Endangered Primates 2008–2010" (PDF). Illustrated by S.D. Nash. Arlington, VA.: IUCN/SSC Primate Specialist Group (PSG), International Primatological Society (IPS), and Conservation International (CI): 1–92. ISBN 978-1-934151-34-1. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-08-02. Diakses tanggal 2017-09-28. ;
  7. ↑ "`Asian Unicorn' And Scaly Anteater In Peril." Australian, The (2010): 18. Newspaper Source. Web. 18 Apr. 2013.

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Zaglossus.
  • EDGE of Existence (Rondo dwarf galago) Diarsipkan 2011-08-27 di Wayback Machine. – Saving the World's most Evolutionarily Distinct and Globally Endangered (EDGE) species
  • l
  • b
  • s
Spesies hidup dalam famili Galagidae (Galago)
  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Ordo: Primata
  • Subordo: Strepsirhini
Otolemur
(Galago besar)
  • Galago besar cokelat (O. crassicaudatus)
  • Galago besar utara (O. garnettii)
  • Galago besar perak (O. monteiri)
Euoticus
(Galago cakar-jarum)
  • Galago cakar-jarum selatan (E. elegantulus)
  • Galago cakar-jarum utara (E. pallidus)
Sciurocheirus
(Galago bajing)
  • Galago bioko allen (S. alleni)
  • Galago gabon (S. gabonensis)
  • Galago bajing makande (S. makandensis)
Galagoides
(Galago kerdil barat)
  • Galago pangeran demidoff (Gs. demidovii)
  • Galago kerdil angola (Gs. kumbirensis)
  • Galago thomas (Gs. thomasi)
Galago
(Galago kecil)
Grup G. senegalensis:
  • Galago somalia (G. gallarum)
  • Galago mohol (G. moholi)
  • Galago senegal (G. senegalensis)
Grup G. matschiei:
  • Galago kehitaman (G. matschiei)
Paragalago
(Galago kerdil timur)
Grup P. zanzibaricus :
  • Galago pesisir kenya (P. cocos)
  • Galago grant (P. granti)
  • Galago zanzibar (P. zanzibaricus)
Grup P. orinus:
  • Galago uluguru (P. orinus)
  • Galago kerdil rondo (P. rondoensis)
  • Kategori
Pengidentifikasi takson
Galago rondoensis
  • Wikidata: Q1350595
  • ADW: Galago_rondoensis
  • CoL: 3F2DL
  • GBIF: 4267289
  • iNaturalist: 1103831
  • ITIS: 944508
  • MSW: 12100143
  • Observation.org: 83482
  • Species+: 3243
Galagoides rondoensis
  • Wikidata: Q28157154
  • ARKive: galagoides-rondoensis
  • CoL: 6K82S
  • GBIF: 5786525
  • iNaturalist: 74348
  • ITIS: 944097
  • NCBI: 1738047
  • Observation.org: 200612

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Primata

Ordo dalam kelas mamalia

Taman Nasional Tesso Nilo

taman nasional di Indonesia

Gorila

genus mamalia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026