Roman Picisan adalah film Indonesia tahun 1980 yang disutradarai oleh Adisoerya Abdy. Film ini diperankan oleh Rano Karno, Lydia Kandou dan Ita Mustafa. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Roman Picisan karya novelis Indonesia, Eddy D. Iskandar.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Roman Picisan | |
|---|---|
| Sutradara | Adisoerya Abdy |
| Produser | Tommi Indra |
| Skenario | Eddy D. Iskandar |
Berdasarkan | Roman Picisan oleh Eddy D. Iskandar |
| Pemeran |
|
| Penata musik | |
| Sinematografer | Harry Susanto |
| Penyunting | Benny MS |
Perusahaan produksi | PT. Tiga Sinar Mutiara Film |
Tanggal rilis | 1980 |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
Roman Picisan adalah film Indonesia tahun 1980 yang disutradarai oleh Adisoerya Abdy. Film ini diperankan oleh Rano Karno, Lydia Kandou dan Ita Mustafa. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul Roman Picisan karya novelis Indonesia, Eddy D. Iskandar.
Roman (Rano Karno) adalah anak SMA rantau yang jago membuat surat cinta dan penakluk wanita. Dengan keahliannya merangkai kata-kata cinta si Roman dapat penghasilan. Hingga pada suatu hari ada teman sekelasnya yang memberikan order Surat Cinta untuk anak baru bernama Wulandari (Lydia Kandou). Kisah cinta gengsi-gengsian pun dimulai.
Film ini juga diperankan oleh Renny Sudiro sebagai Maya. Seorang Atlet Gokart cantik.
Tindakan Roman yang berganti-ganti teman jalan seminggu sekali, membuat Wulandari (Lydia Kandou) semakin yakin kalau Roman adalah cowok brengsek yang sengaja mempermainkan perasaan wanita. Wulandari pun semakin sinis dan judes pada Roman. Roman tidak mau kalah. Ia selalu bersikap sengit pada Wulandari. Baik Roman dan Wulandari, saling menyerang, saling membenci, padahal di dalam hati, mereka saling mencintai, saling ingin memiliki. Namun mereka terlalu gengsi untuk mengakuinya.
Viktor (Mangara Siahaan), sepupu Roman, bisa melihat gelagat kalau Roman sebenarnya mencintai Wulandari. Viktor pun berusaha menjadi comblang. Viktor yang pintar dan kutu buku mencoba mendekatkan dua orang itu dengan berbagai macam teori yang ada di buku. Perlahan tetapi pasti, upaya Viktor mulai membuahkan hasil. Roman dan Wulandari mulai dekat. Namun Wulandari mengetahui sebuah kenyataan, kalau akhir kelas 2, dia dan keluarganya akan pindah ke Irian Jaya.
Musik
Film ini juga diisi dengan soundtrack dari musisi kawakan Guruh Soekarnoputra & Candra Darusman (Chaseiro) serta Helmie Elzar Indrakesuma (Chaseiro & Spirit Band) dan Rizali Wilmar Indrakesuma (Chaseiro & Pancaran Sinar Petromak). Berikut daftar musik dan lagu yang mengisi film Roman Picisan.
Sedangkan lagu "Sendiri" selanjutnya dipopulerkan oleh Chrisye dan Guruh Soekarnoputra.