Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiResolusi 780 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
Artikel Wikipedia

Resolusi 780 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi 780 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 6 Oktober 1992. Usai mengulang Resolusi 713 (1991) dan resolusi-resolusi berikutnya perihal topik tersebut, DKPBB menyatakan perhatian terhadap "pelanggaran berkelanjutan terhadap hukum kemanusiaan internasional" di Bosnia dan Herzegovina dan memerintahkan agar Sekjen Boutros Boutros-Ghali membentuk Komisi Para Pakar untuk menguji dan menganalisis informasi yang diajukan pada Resolusi 771 (1992) perihal pelanggaran Konvensi Jenewa di wilayah tersebut.

Wikipedia article
Diperbarui 8 September 2020

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Resolusi 780 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
Resolusi 780
Dewan Keamanan PBB
Pengadilan Kejahatan Internasional untuk bekas Yugoslavia
Tanggal6 Oktober 1992
Sidang no.3.119
KodeS/RES/780 (Dokumen)
TopikBekas Yugoslavia
Ringkasan hasil
15 mendukung
Tidak ada menentang
Tidak ada abstain
HasilDiadopsi
Komposisi Dewan Keamanan
Anggota tetap
  •  Tiongkok
  •  Prancis
  •  Rusia
  •  Britania Raya
  •  Amerika Serikat
Anggota tidak tetap
  •  Austria
  •  Belgia
  •  Tanjung Verde
  •  Ekuador
  •  Hungaria
  •  India
  •  Jepang
  •  Maroko
  •  Venezuela
  •  Zimbabwe

Resolusi 780 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 6 Oktober 1992. Usai mengulang Resolusi 713 (1991) dan resolusi-resolusi berikutnya perihal topik tersebut, DKPBB menyatakan perhatian terhadap "pelanggaran berkelanjutan terhadap hukum kemanusiaan internasional" di Bosnia dan Herzegovina dan memerintahkan agar Sekjen Boutros Boutros-Ghali membentuk Komisi Para Pakar untuk menguji dan menganalisis informasi yang diajukan pada Resolusi 771 (1992) perihal pelanggaran Konvensi Jenewa di wilayah tersebut.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Letter from the Secretary-General to the President of the Security Council Diarsipkan 13 November 2007 di Wayback Machine.. 24 May 1994.
  2. ↑ Commission of Experts report and conclusions Diarsipkan 8 February 2007 di Wayback Machine. on the evidence of grave breaches of the Geneva Conventions and other violations of international humanitarian law committed in the territory of the former Yugoslavia was concluded in April 1994.

Pranala luar

  • Wikisource logo Karya yang berkaitan dengan Resolusi 780 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Wikisource
  • Text of the Resolution at undocs.org
  • l
  • b
  • s
Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diadopsi pada 1992
  • 726
  • 727
  • 728
  • 729
  • 730
  • 731
  • 732
  • 733
  • 734
  • 735
  • 736
  • 737
  • 738
  • 739
  • 740
  • 741
  • 742
  • 743
  • 744
  • 745
  • 746
  • 747
  • 748
  • 749
  • 750
  • 751
  • 752
  • 753
  • 754
  • 755
  • 756
  • 757
  • 758
  • 759
  • 760
  • 761
  • 762
  • 763
  • 764
  • 765
  • 766
  • 767
  • 768
  • 769
  • 770
  • 771
  • 772
  • 773
  • 774
  • 775
  • 776
  • 777
  • 778
  • 779
  • 780
  • 781
  • 782
  • 783
  • 784
  • 785
  • 786
  • 787
  • 788
  • 789
  • 790
  • 791
  • 792
  • 793
  • 794
  • 795
  • 796
  • 797
  • 798
  • 799
  • ← 1991
  • 1992
  • 1993 →

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Resolusi 777 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi 777 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 19 September 1992, usai mengulang Resolusi 713 (1992) dan seluruh resolusi berikutnya

Resolusi 732 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 732, diadopsi tanpa pemungutan suara pada 23 Januari 1992. Setelah Republik Kazakhstan mengajukan keanggotaan

Resolusi 754 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 754, diadopsi tanpa pemungutan suara pada 18 Mei 1992. Setelah Republik Slovenia mengajukan keanggotaan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026