Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiResolusi 771 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
Artikel Wikipedia

Resolusi 771 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi 771 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 13 August 1992. Usai mengulang resolusi-resolusi 713 (1991), 721 (1991), 724 (1991), 727 (1992), 740 (1992), 743 (1992), 749 (1992), 752 (1992), 757 (1992), 758 (1992), 760 (1992), 761 (1992), 762 (1992), 764 (1992), 769 (1992) dan 770 (1992), DKPBB menyatakan prhatian dan menentang merebaknya pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di wilayah bekas Yugoslavia, terutama Bosnia dan Herzegovina.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Maret 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Resolusi 771 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa
Resolusi 771
Dewan Keamanan PBB
Para pengungsi di Bosnia dan Herzegovina
Tanggal13 Agustus 1992
Sidang no.3.106
KodeS/RES/771 (Dokumen)
TopikBekas Yugoslavia
Ringkasan hasil
15 mendukung
Tidak ada menentang
Tidak ada abstain
HasilDiadopsi
Komposisi Dewan Keamanan
Anggota tetap
  •  Tiongkok
  •  Prancis
  •  Rusia
  •  Britania Raya
  •  Amerika Serikat
Anggota tidak tetap
  •  Austria
  •  Belgia
  •  Tanjung Verde
  •  Ekuador
  •  Hungaria
  •  India
  •  Jepang
  •  Maroko
  •  Venezuela
  •  Zimbabwe

Resolusi 771 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 13 August 1992. Usai mengulang resolusi-resolusi 713 (1991), 721 (1991), 724 (1991), 727 (1992), 740 (1992), 743 (1992), 749 (1992), 752 (1992), 757 (1992), 758 (1992), 760 (1992), 761 (1992), 762 (1992), 764 (1992), 769 (1992) dan 770 (1992), DKPBB menyatakan prhatian dan menentang merebaknya pelanggaran hukum kemanusiaan internasional di wilayah bekas Yugoslavia, terutama Bosnia dan Herzegovina.[1][2][3]

Referensi

  1. ↑ Malanczuk, Peter; Akehurst, Michael Barton (1997). Akehurst's modern introduction to international law (Edisi 7th). Routledge. hlm. 411. ISBN 978-0-415-11120-1.
  2. ↑ Aksar, Yusuf (2004). Implementing international humanitarian law: from the ad hoc tribunals to a permanent International Criminal Court. Routledge. hlm. 17. ISBN 978-0-7146-8470-3.
  3. ↑ Williams, Paul R.; Scharf, Michael P. (2002). Peace with justice?: war crimes and accountability in the former Yugoslavia. Rowman & Littlefield. hlm. 94. ISBN 978-0-7425-1856-8.

Pranala luar

  • Wikisource logo Karya yang berkaitan dengan Resolusi 771 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Wikisource
  • Text of the Resolution at undocs.org
  • l
  • b
  • s
Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diadopsi pada 1992
  • 726
  • 727
  • 728
  • 729
  • 730
  • 731
  • 732
  • 733
  • 734
  • 735
  • 736
  • 737
  • 738
  • 739
  • 740
  • 741
  • 742
  • 743
  • 744
  • 745
  • 746
  • 747
  • 748
  • 749
  • 750
  • 751
  • 752
  • 753
  • 754
  • 755
  • 756
  • 757
  • 758
  • 759
  • 760
  • 761
  • 762
  • 763
  • 764
  • 765
  • 766
  • 767
  • 768
  • 769
  • 770
  • 771
  • 772
  • 773
  • 774
  • 775
  • 776
  • 777
  • 778
  • 779
  • 780
  • 781
  • 782
  • 783
  • 784
  • 785
  • 786
  • 787
  • 788
  • 789
  • 790
  • 791
  • 792
  • 793
  • 794
  • 795
  • 796
  • 797
  • 798
  • 799
  • ← 1991
  • 1992
  • 1993 →

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Resolusi 777 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi 777 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 19 September 1992, usai mengulang Resolusi 713 (1992) dan seluruh resolusi berikutnya

Resolusi 732 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 732, diadopsi tanpa pemungutan suara pada 23 Januari 1992. Setelah Republik Kazakhstan mengajukan keanggotaan

Resolusi 736 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 736, diadopsi tanpa pemungutan suara pada 29 Januari 1992. Setelah Republik Kirgizstan mengajukan keanggotaan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026