Rachmat Kartolo adalah pemeran, penyanyi, komposer dan sutradara Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Rachmat Kartolo | |
|---|---|
| Lahir | 13 Maret 1938 Batavia, Hindia Belanda |
| Meninggal | 18 September 2001(2001-09-18) (umur 63) Jakarta, Indonesia |
| Pekerjaan |
|
| Tahun aktif | 1953–2001 |
| Anak | 1 |
| Orang tua | |
| Kerabat |
|
Rachmat Kartolo (13 Maret 1938 – 19 September 2001) adalah pemeran, penyanyi, komposer dan sutradara Indonesia.[1][2]
Rahmat pernah menjulang sebagai penyanyi dengan lagu andalannya Patah Hati dan Kunanti Jawabanmu.
Selama kariernya selain sebagai penyanyi, Rahmat juga sempat membintangi beberapa judul film di antaranya film Aminah Gadis Dusun (1966), Kasih (1971), dan Aulia Cinta (1977).
Selain itu anak dari pasangan Kartolo dan Roekiah itu juga sempat merilis ulang tembang patah hati pada tahun 1988.
Bahkan pada 1978 Rahmat pernah menjajal sebagai sutradara dan menelurkan beberapa judul film, di antaranya film Masih Adakah Cinta (1980) yang dibintangi Lydia Kandou, Junaedi Salat, Herman Felani dan Susy Bolle.
Ia juga pernah terlibat dalam pembuatan berbagai sinetron, baik sebagai aktor maupun sutradara, antara lain sinetron Tuan Demang, Cinta Amanat dan Wiro Sableng.[3][4]
| Tahun | Judul | Peran | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1971 | Bertjinta dalam Gelap | Penata musik | |
| 1977 | Aula Cinta | Penulis | Debut dalam penulisan |
| 1980 | Kau Tercipta Untukku | Penata musik dan penulis | |
| Masih Adakah Cinta | Penulis dan sutradara | Debut dalam penyutradaraan | |
| Jangan Sakiti Hatinya | |||
| 1990 | Mat Pelor | Penata musik, penulis dan sutradara |