R. Johannes Katamsi Martorahardjo adalah seniman Indonesia. Namanya dikenal sebagai salah satu tokoh seni rupa dalam periode seni rupa modern Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri Akademi Seni Rupa Indonesia dan menjabat sebagai direktur pertamanya. Katamsi juga tercatat sebagai pencipta lambang Universitas Gajah Mada. Selain itu, ia yang mengilhami pembuatan logo SMA Negeri 3 Yogyakarta (Padmanaba). Atas jasa dan pengabdiannya, R.J. Katamsi menerima Bintang Anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia (1970).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Katamsi Martorahardjo | |
|---|---|
| Lahir | (1897-01-07)7 Januari 1897 Karangkobar, Banjarnegara, Hindia Belanda |
| Meninggal | 2 Mei 1975(1975-05-02) (umur 78) Indonesia |
| Makam | TPU Sasanalaya, Yogyakarta |
| Pekerjaan | |
| Dikenal atas | Pencipta lambang Universitas Gadjah Mada |
R. Johannes Katamsi Martorahardjo (7 Januari 1897[1] – 2 Mei 1975) adalah seniman Indonesia. Namanya dikenal sebagai salah satu tokoh seni rupa dalam periode seni rupa modern Indonesia.[butuh rujukan] Ia merupakan salah satu pendiri Akademi Seni Rupa Indonesia dan menjabat sebagai direktur pertamanya.[2] Katamsi juga tercatat sebagai pencipta lambang Universitas Gajah Mada.[3] Selain itu, ia yang mengilhami pembuatan logo SMA Negeri 3 Yogyakarta (Padmanaba). Atas jasa dan pengabdiannya, R.J. Katamsi menerima Bintang Anugerah Seni dari Pemerintah Republik Indonesia (1970).[4]
Martorahardjo lahir di Banjarnegara, Hindia Belanda, 7 Januari 1897. Dia menempuh pendidikan di Belanda dari tahun 1913 hingga 1922 pada Inlandsche School, Kweek School Nederland, dan Academie voor de Beeldende Kunsten Middlebaar Onderwijs Acte lengkap di Den Haag. Martorahardjo merupakan pencipta logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.[butuh rujukan] Pada tahun 1970, Pemerintah Indonesia memberikan Bintang Anugerah Seni kepada Martorahardjo.[5]
Sejak 1923 hingga akhir hayatnya, 2 Mei 1975, Ia abdikan hidupnya hanya untuk dunia pendidikan: 1923-1925, guru pada sekolah MULO dan AMS di Solo. 1928-1942, guru pada AMS di Yogyakarta. 1942-1950, sebagai Direktur Sekolah Menengah Tinggi bagian B, kemudian sebagai Kepala Museum Sonobudoyo. 1950-1953, sebagai Direktur Akademi Seni Rupa Indonesia, Yogyakarta. Walau telah pensiun sejak 1960, Katamsi masih aktif bekerja sebagai tenaga pengajar di Fakultas Sastra dan Kebudayaan UGM Yogyakarta, dan Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Yogyakarta. Ia bahkan dalam kondisi sakit masih memberi kuliah pada mahasiswa ASRI dan IKIP di rumahnya, tiga hari menjelang tutup usia.